Kementan akan Kurangi Regulasi yang Hambat Produktivitas Komoditas

Gervin Nathaniel Purba    •    Selasa, 20 Oct 2015 14:28 WIB
kementan ads
Kementan akan Kurangi Regulasi yang Hambat Produktivitas Komoditas
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman. MTVN/Gervin Nathanael Purba

Metrotvnews.com, Subang: Kementerian Pertanian (Kementan) akan mengurangi setiap regulasi yang dinilai dapat menghambat produktivitas komoditas. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

"Kami akan evaluasi semua kebijakan semua yang menghambat produksi," ujar Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman saat memberikan paparan di Desa Gardu Mukti Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar), Selasa (20/10/2015).

Pihaknya juga tengah berfokus pada perbaikan infrastruktur pertanian, seperti memperbaiki irigasi dan tersier. Kemudian membagikan alat mesin pertanian (alsintan) seperti combine harvester.

"Kita liat infrastruktur pertanian, irigasi rusak 52 persen, lalu bapak Presiden memberi anggaran Rp16,9 triliun, luar biasanya bapak Presiden dalam memberikan perhatian di sektor pertanian," ungkap Amran Sulaiman.

Kemudian dirinya juga berfokus pada pembenahan tata niaga. Menurutnya, dengan dibenahinya tata niaga dapat menciptakan saling untung antara petani dan pengusaha, dan konsumen dapat menerima harga yang wajar.

"Tata niaga diperbaiki, dulu harga bawang di tingkat petani bawang Rp6.000 per kilogram (kg), sedangkan di kota Rp36 ribu per kg, naik 1.000 persen. Alhamdulilah sekarang sudah ekspor 1500 ton," jelasnya.



(SAW)