Warga Kendal Kembalikan Uang dari Calon Bupati

Iswahyudi    •    Selasa, 20 Oct 2015 15:57 WIB
pilkada serentak
Warga Kendal Kembalikan Uang dari Calon Bupati
Foto ilustrasi. (dok MI)

Metrotvnews.com, Kendal: Praktek politik uang (money politic) terjadi pada proses Pemilihan Bupati Kendal, Jawa Tengah. Beberapa orang memberikan uang untuk kumpulkan massa sebagai jaminan dukungan salah satu calon bupati. 

Namun, bukannya diterima, uang yang disebut-sebut dari salah satu calon bupati itu dikembalikan warga.

"Kami warga Mojoagung tidak ingin terjebak pada kepentingan sesaat dengan iming-iming uang. Kami ingin memilih pemimpin yang kami rasa tepat untuk memimpin Kendal lima tahun ke depan," ujar Sariman, warga dukuh Jasem, Desa Mojoagung, Selasa (20/10/2015).

Sariman menceritakan, jika pada 7 Oktober lalu dirinya diminta Kades Mojoagung, Syamsul Maarif untuk mengumpulkan masa. Ia diberikan uang Rp500 ribu untuk mengumpulkan sebanyak 40 orang.

Orang-orang tersebut, lalu diajak untuk mendeklarasikan dukungan pada pasangan Widya Kandi Susanti–Mohammad Hilmi (Wali). Yang mengajak, kata dia, seseorang yang mengatasnamakan Pengurus Anak Cabang Partai Gerindra.

"Sesuai kesepakatan, warga yang mau ikut akan diberikan uang Rp50 ribu. Jadi massa yang hadir bukan kader ataupun simpatisan Partai Gerindra, tapi warga biasa yang diberi uang Rp50 ribu," akunya.

Merasa ditipu, wargapun akhirnya mengembalikan uang yang telah mereka terima dari kepala desa. "Kami warga tidak ingin di beli, tapi kami ingin memilih pemimpin yang amanah," tandasnya.

Hal serupa juga terjadi di dukuh Cipluk Kulon, Desa Sidokumpul, Kecamatan Patean. Warga justru tak diberitahu jika ada deklarasi dukungan kepada salah satu calon.

"Kami hanya diajak, disuruh naik mobil untuk datang ke acara makan-makan. Pulangnya mau dikasih uang Rp50 ribu," kata Turiyo, warga Cipluk Kulon.

Ternyata saat di lokasi, mereka diberi kaos bergambar pasangan calon nomor satu dan disuruh ikut memberikan dukungan dalam deklarasi Wali. "Kami sudah ditipu, jadi atas kesadaran bersama warga mengembalikan uang yang sudah diterima," paparnya.


(SAN)

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

4 hours Ago

Salah satu yang akan dibahas dalam rapat MKD itu adalah status Setya Novanto sebagai kasus koru…

BERITA LAINNYA