Tindak Pembakar Hutan, Menteri Ferry Tunggu Asap Hilang

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 20 Oct 2015 18:56 WIB
kebakaran hutan
Tindak Pembakar Hutan, Menteri Ferry Tunggu Asap Hilang
Petugas pemadam kebakaran dibantu personil TNI dan Polri berusaha memadamkan lahan gambut yang terbakar di Rimbo Panjang, Kampar, Riau. Antara/Rony Muharrman

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Mursyidan Baldan mengatakan masih melakukan pengitungan luas lahan yang terbakar serta pengecekan pengusaha yang terlibat kasus kebakaran hutan.

"Kita lihat dulu luasan lahannya dulu. Lahan ini kita cek lagi proses HGU (hak guna usaha), ini lagi perpanjangan," ujarnya di kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2015).

Dirinya menambahkan, sejauh ini sudah tercatat 47 perusahaan yang diduga terlibat pembakaran hutan, yang nantinya akan dikenakan sanksi berupa pencabutan izin usaha.

"Kita inventarisir dari minggu lalu 38 sekarang sudah 47, kita lihat lahan terbakarnya saja. Ya sanksinya sampai dengan dikeluarkan lahan sampai dengan dicabut (izinnya)," terang dia.

Ferry mengatakan masih akan menunggu sampai asap yang menyelimuti beberapa daerah akibat kebakaran hutan mereda. Pasalnya, pemerintah masih fokus proses pemadaman asap.

"Setelah asap hilang baru ada langkah. Kita baru bangun sistem," tutupnya. 


(SAW)