Kejar Pertumbuhan E-Commerce, Menkominfo akan Lawat Silicon Valley

Riandanu Madi Utomo    •    Selasa, 20 Oct 2015 19:08 WIB
e-commerce
Kejar Pertumbuhan E-Commerce, Menkominfo akan Lawat Silicon Valley
Menkominfo Rudiantara (MTVN/DANU)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat. Dalam kesempatan tersebut, Kemenkominfo memiliki agenda utama, yaitu mempercepat pertumbuhan e-commerce. Hal tersebut disampaikan Menkominfo Rudiantara dalam konferensi pers sore tadi di kantor Kemenkominfo, Jakarta.

Rudiantara mengatakan, pihaknya akan melawat Silicon Valley di AS untuk membahas mengenai pengembangan e-commerce. Rudiantara dan rombongan akan mengunjungi berbagai perusahaan teknologi besar seperti Google dan Facebook untuk bertukar pikiran dan belajar mengenai pembinaan startup dan e-commerce. Rudiantara juga mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan bahwa nanti akan ada kerja sama lebih lanjut mengenai e-commerce ke depannya.

"Siapa tahu nanti bisa terjadi poros Jakarta-Silicon Valley," ujar Rudiantara.

Meskipun demikian, Rudiantara tetap menekankan bahwa dia ingin agar hanya perusahaan yang masuk kategori "established"-lah yang mendapatkan dana dari asing. Menurutnya, kategori UKM dan startup sebaiknya tidak dapat bantuan asing karena akan lebih menguntungkan pihak asing.

"Kita harus kembangkan dulu startup. Setelah punya nilai dan menjadi established, baru bisa dapat dana dari asing," lanjut Rudiantara.

Rudiantara akan bertolak ke AS bersama rombongan Presiden Jokowi pada tanggal 24 Oktober besok. Khusus kunjungan ke Silicon Valley, Rudiantara akan membawa para technopreneur, seperti CEO Go-Jek Nadiem Makarim dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya.

Jokowi bukanlah Kepala Negara pertama yang berkunjung ke Sillicon Valley. Baru-baru ini, Perdana Menteri India Narendra Modi berhasil mengumpulkan dan menarik dukungan puluhan perusahaan teknologi raksasa AS untuk membantunya mewujudkan visi Digital India. Google, misalnya, berkomitmen membangun WiFi di stasiun kereta api India.


(ABE)