Di Surabaya, Warga Asing Pelaku Penipuan Online Menyewa Delapan Rumah

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Selasa, 20 Oct 2015 20:30 WIB
penipuan
Di Surabaya, Warga Asing Pelaku Penipuan Online Menyewa Delapan Rumah
Puluhan warga Tiongkok dan Taiwan ditangkap di Surabaya atas kasus pemalsuan via online, MTVN - MK Rosyid

Metrotvnews.com, Surabaya: Puluhan warga Tiongkok dan Taiwan bebas berkeliaran di Kota Surabaya, Jawa Timur. Ternyata mereka melakukan penipuan dengan modus penjualan online dan bermarkas di Surabaya. Penangkapan mereka pun menjadi pekerjaan rumah bagi pihak keimigrasian.

Seharusnya, kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Matanette, warga asing tak bisa berkeliaran bebas tanpa pengawasan. Izin tinggal mereka pun harus sesuai aturan.

"Seharusnya mereka tidak bisa begitu saja tinggal di perumahan. Di Surabaya ini mereka menyewa delapan rumah di perumahan," kata Takdir di Mapolrestabes Surabaya,Selasa (20/10/2015).

Mereka memang memiliki paspor dan visa untuk memasuki wilayah Indonesia. Setelah masa berlakunya habis, mereka kembali ke negara masing-masing untuk memperpanjang visa. Lalu, mereka kembali lagi ke Indonesia.

"Seharusnya mereka ada izin khususnya selama di Indonesia. Para tersangka ini untuk berwisata atau untuk bekerja, harus jelas," ungkapnya.

Puluhan WNA ditangkap di Hotel Ciputra World setelah mendapatkan informasi tersangka beroperasi di Surabaya. Selanjutnya, polisi membuntuti pelaku dan menggerebek lokasi hotel yang menyewa 16 kamar.

"Kalau siang tersangka beroperasi dengan menyewa perumahan besar di wilayah Dukuh Kupang Indah. Di situ mereka menjalankan aksinya menipu korbannya. Kalau malam mereka menginap di hotel,” kata Takdir.

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti 23 buku paspor pemerintah Tiongkok, lima buku paspor pemerintah Taiwan, 40 handphone berbagai merek, 2 iphone, 1 unit mobil marcedes Benz, uang Rp 71,7 juta, uang tunai 1.120 dolar China, uang tunai 67.900 TWD, 2 buah DVR merek Yuriko dan I Remote, 1 buah Led, 2 buah router, dan 1 adaptor.


(RRN)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

6 hours Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA