Mabes Polri Ambil Alih Kasus Penipuan Online 32 WNA

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Selasa, 20 Oct 2015 20:58 WIB
penipuan
Mabes Polri Ambil Alih Kasus Penipuan <i>Online</i> 32 WNA
Polisi menyita sejumlah barang bukti penipuan online warga Tiongkok dan Taiwan. Foto: Metrotvnews.com/Rosyid

Metrotvnews.com, Surabaya: Ditangkapnya 32 warga Negara asing (WNA) asal Tiongkok dan Taiwan diambil alih Mabes Polri. Selasa, 20 Oktober, para tersangka akan langsung dikirim ke Jakarta untuk pendalaman kasus.

Namun, sebelum dibawa ke Jakarta, terlebih dulu para tersangka ini dibawa ke Kompleks Perumahan Kupang Indah, Surabaya, Jawa Timur, untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan penyidik Polrestabes Surabaya.

Para tersangka ini dibawa ke TKP dengan menggunakan minibus milik Polrestabes Surabaya. Mereka membawa barang bawaannya seperti koper dan tas menuju minibus. Mereka dikawal ketat anggota polisi. Para tersangka menutup wajahnya saat sejumlah wartawan mengambil gambar.

“Untuk sementara kami lakukan olah TKP dulu. Nanti hasil olah TKP dan hasil penyidikan sementara yang dilakukan penyidik Polrestabes Surabaya akan disampaikan ke penyidik Cyber Crime Mabes Polri,” kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Matanette, di Surabaya, Selasa (20/10/2015).

Takdir menjelaskan, karena kasus ini merupakan kasus internasional, dalam usaha penangkapannya polisi Indonesia juga bekerja sama dengan polisi di Shanghai, Beijing, Tiongkok dan Taiwan.

“Di Surabaya kami hanya melaksanakan perintah dari Mabes Polri dan berhasil kami tangkap para pelaku. Secepatnya akan kami kirim ke Jakarta untuk dikembangkan kasusnya,” ujar dia.

Para WNA asal Tiongkok dan Taiwan itu ditangkap Satreskrim Polrestabes Surabaya di Hotel Ciputra World Selasa, 20 Oktober dini hari. Para tersangka ini melakukan penipuan online dengan korban warga Tiongkok dan Taiwan. Sebanyak 32 WNA itu masing-masing WNA asal Tiongkok sebanyak 27 dan lima WNA asal Taiwan.


(UWA)