Anak Buah Kaligis Jual Nama Rio Capella Saat 'Palak' Evy Susanti

Yogi Bayu Aji    •    Selasa, 20 Oct 2015 22:40 WIB
Anak Buah Kaligis Jual Nama Rio Capella Saat 'Palak' Evy Susanti
Suami istri tersangka kasus dugaan suap panitera dan hakim PTUN Medan, Sumatra Utara, Gatot Pujo Nugroho (kiri) dan Evy Susanti keluar bersamaan seusai menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (12/10). Foto:MI/Rommy Pujianto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Istri Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Evy Susanti mengaku dimintai uang oleh anak buah Pengacara Otto Cornelis Kaligis, Fransisca Insani Rahesti. Sisca, sapaan Fransisca, 'memalak' Evy dengan membawa nama mantan Anggota DPR RI Patrice Rio Capella.

"Jadi Bu Evy ini memakai jasa, kita semua tahu kantor pengacara Pak O.C. Kaligis. Kemudian ada satu karyawan magang dikantor Pak Kaligis, namany Ibu Sisca , Fransisca, itu mengenalkan Bu Evy kepada Pak Rio Capella," kata Yanuar P. Wasesa, pengacara keluarga Gatot di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2015).

Menurut Yanuar, saat itu Gatot sedang mengupayakan islah dengan Wakil Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi. Setelah proses islah berlangsung, tiba-tiba Sisca menyambangi Evy.

"Kemudian, Sisca pada saat tertentu datang ke Bu Evy, dan menyampaikan pada Bu Evy 'ada enggak ini sesuatu untuk Pak Rio?'," jelas Yanuar.

Tak banyak pikir, Evy menyanggupi permintaan Sisca dan memberikan Rp200 juta dengan uang pribadinya. Evy, kata dia, juga tak tahu bila pemberian itu bisa dikategorikan sebagai gratifikasi.

"Enggak, enggak berpikir begitu. Enggak berpikir sama sekali. Iya karena sisca meminta, mengklaim Rio Capella, sudah dikasih gitu saja," jelas dia.

Yanuar pun tak tahu apakah Rio sudah mengembalikan uang itu atau belum. "Enggak ada menerima pengembalian. Mungkin dikembalikan kepada Fransisca, bukan kepada Ibu Evy. Belum disampaikan. Mungkin, mungkin di Fransisca,"  jelas dia.

Patrice Rio diketahui terjerat dalam kasus dugaan suap penanganan perkara dugaan korupsi dana bantuan sosial Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Dia resmi menjadi tersangka pada Kamis 15 Oktober kemarin.

Selain Rio, Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, dan istrinya Evy Susanti juga sudah ditetapkan sebagai tersangka. Rio Capella diduga menerima hadiah atau janji sebesar Rp200 juta dari Gatot serta Evy.

Rio Capella disangka melanggar Pasal 12 huruf a, huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara, Gatot Pujo dan Evy disangka melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a, huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
(DEN)