Presiden Setuju Hukuman Kebiri bagi Pelaku Paedofil

Mufti Sholih    •    Rabu, 21 Oct 2015 08:26 WIB
kekerasan anak
Presiden Setuju Hukuman Kebiri bagi Pelaku Paedofil
Jokowi dan reporter cilik-----Ant/Widodo Jusuf

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo menyetujui usulan pemberlakuan hukuman kebiri buat pelaku kejahatan seksual terhadap anak. Usulan itu mengemuka dalam rapat terbatas terkait kejahatan terhadap anak, Selasa 20 Oktober 2015.

"Jaksa Agung mengusulkan pemberatan hukuman dengan pelaksanaan kebiri, yang direspons baik Presiden dan didukung Menteri Sosial," kata Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Asrorun Niam Sholeh dalam keterangan tertulis kepada Metrotvnews.com, Rabu (21/10/2015).

Pemberatan ini, kata Niam, dilakukan lantaran hukuman yang diterima masih ringan. Pelaku kejahatan seksual terhadap anak kerap mengulangi perbuatannya dan tidak jera. Masalah tersebut menjadi fokus perhatian Presiden Jokowi.

Terkait payung hukum buat hukuman tersebut, kata Niam, rapat kabinet terbatas mengusulkan revisi Undang-undang perlindungan anak. Namun, Niam menyebut, pihaknya mengusulkan penerbitan Peraturan Pengganti Undang-undang pemberian hukuman tambahan bagi pelaku kekerasan terhadap anak.

"Presiden mengapresiasi, mendukung dan meminta segera ditindaklanjuti," tegas dia.

Tak hanya soal hukuman bagi pelaku kejahatan, Niam mengatakan, sejumlah langkah disepakati presiden buat mencegah kekerasan seksual. Salah satunya, memperketat pemblokiran situs pornografi yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informasi dan memasifkan pendidikan pranikah oleh Kementerian Agama.

"Sebagai sebuah gerakan yang sistemik. Kemenag perlu merevitalisasi kursus calon pengantin secara serius," jelas Niam.

Saat ini, hukuman terhadap pelaku kejahatan seksual pada anak-anak yang diatur dalam UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Hukuman tersebut yaitu minimal tiga tahun dan maksimal 15 tahun penjara.
 


(TII)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

6 hours Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA