Kadin Dorong Perdagangan & Investasi Samudera Hindia

Husen Miftahudin    •    Rabu, 21 Oct 2015 11:01 WIB
kadin
Kadin Dorong Perdagangan & Investasi Samudera Hindia
Ketua Kadin Suryo Bambang Sulistio. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Suryo Bambang Sulisto mengakui, Samudera Hindia merupakan kawasan penting dan strategis untuk perekonomian. Menurut dia, sekitar 20 persen dari perdagangan laut global dilakukan melalui perairan. Bahkan dalam 20 tahun terakhir, lalu lintas kapal di Samudera Hindia tumbuh lebih dari 300 persen.

Ia memaparkan, Indonesia yang saat ini ditunjuk menjadi Ketua Indian Ocean Rim Association (IORA) akan mengedepankan keamanan maritim, budidaya perikanan dan perairan, energi, manajemen risiko bencana, teknologi dan ilmu pengetahuan, pariwisata dan pertukaran budaya.

Menurut Suryo, negara-negara yang tergabung dalam IORA dapat mewakili beberapa negara yang paling cepat berkembang di dunia, sehingga dari segi ekonomi cukup berdampak pada perdagangan global.

"Kita telah menghadapi beberapa ancaman di masa lalu seperti adanya perompak di lepas pantai Afrika timur sehingga mengganggu aktivitas kapal-kapal perdagangan. Kita harapkan kerja sama keamanan laut dapat terus dibangun dengan baik," kata Suryo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (21/10/2015).

Selain keamanan jalur laut, pihaknya juga menyoroti tentang ketentuan-ketentuan aktivitas penangkapan ikan, perdagangan dan investasi di antara anggota IORA.

"Pemerintah telah bekerja sama dalam hal keamanan, tak hanya itu, komunitas bisnis juga harus mengeksplorasi berbagai peluang yang ada dengan meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi. Kita harus mengidentifikasi daerah-daerah lain di mana kita dapat bekerja sama secara efektif," paparnya.

Pihaknya mengaku telah bekerja sama untuk pengembangan blue economy, yang meliputi perikanan dan akuakultur, energi laut terbarukan, pelabuhan dan pelayaran. "Kita harapkan IORA bisa menjadi salah satu wilayah ekonomi paling dinamis di dunia. Dengan demikian, akan berdampak positif pada perekonomian nasional," pungkas Suryo.

Seperti diketahui, total perdagangan Indonesia dengan negara-negara anggota IORA pada 2014 sebesar USD121,5 miliar. Jumlah ini merupakan 34 persen dari total perdagangan dunia.


(AHL)