BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Sulut 6,7%

   •    Rabu, 21 Oct 2015 11:41 WIB
ekonomi daerah
BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Sulut 6,7%
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)

Metrotvnews.com, Manado: Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Peter Jacobs memperkirakan pertumbuhan ekonomi Sulut pada kuartal IV-2015 akan sebesar 6,7 persen. Berbagai macam upaya akan dilakukan untuk mencapai pertumbuhan tersebut.

"Pertumbuhan ekonomi Sulut pada kuartal IV-2015 masih sesuai prediksi yakni 6,7 persen kendati terjadi pemadaman listrik yang pastinya mengganggu biaya produksi industri di Sulut," jelas Peter, seperti dikutip dari Antara, di Manado, Rabu (21/10/2015).

Peter mengatakan pemadaman listrik pasti membuat biaya pelaku usaha di Sulut menjadi mahal namun tidak akan berdampak terlalu besar pada pertumbuhan ekonomi. "Sebenarnya yang memicu pertumbuhan ekonomi sebesar 6,7 persen pada kuartal IV-2015 yakni tingginya belanja pemerintah di akhir tahun," ungkap Peter.

Pada kuartal IV-2015, jelasnya, pemerintah mulai menyelesaikan sejumlah proyek yang sempat tertunda akibat adanya berbagai perubahan dai pemerintah pusat. Ada sejumlah proyek pemerintah baik infrastruktur jalan, pembangunan tahap awal Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, jalan tol dan sarana dan prasarana lainnya.

"Yang pasti akan memberi dampak pada pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Selain tingginya belanja pemerintah, masih kata Peter, pertumbuhan juga didorong oleh sebagian daerah yang melakukan panen beras. Adanya perayaan Natal dan Tahun Baru 2016 juga dipastikan akan ada konsumsi masyarakat yang cukup tinggi dan bisa menggerakkan ekonomi.

"Di Provinsi Sulut jika memasuki Natal dan Tahun Baru, pasti akan ada peningkatan konsumsi masyarakat, sehingga memberikan andil cukup besar pada pertumbuhan ekonomi daerah," pungkasnya.


(ABD)