Dapat Jatah Gelar MotoGP 2017, Dorna Harap Indonesia Gerak Cepat

Rendy Renuki H    •    Rabu, 21 Oct 2015 15:49 WIB
motogpkemenpora ads
Dapat Jatah Gelar MotoGP 2017, Dorna Harap Indonesia Gerak Cepat
CEO Dorna Carmelo Ezpeleta memberi lampu hijau untuk Indonesia gelar MotoGP 2017 (foto: AFP)

Metrotnews.com, Jakarta: Indonesia dipastikan mendapat satu slot untuk menggelar ajang balap MotoGP 2017. Hal itu disampaikan langsung pihak Dorna selaku operator MotoGP saat mengunjungi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Rabu 21 Oktober.

Namun, menurut CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, Indonesia diminta gerak cepat mematangkan persiapan. Carmelo menemui Menpora Imam Nahrawi serta pihak pengelola Sirkuit Sentul, Tinton Suprapto dan Ananda Mikola.

"Menjadi kehormatan buat kami di sini setelah pertemuan sebelumnya Mei lalu di Jakarta. Dari jeda waktu antara Mei hingga sekarang memang sudah ada banyak keputusan yang telah diambil, termasuk salah satunya Dorna Sport dan FIM telah memutuskan untuk memberikan salah satu slot 2017 kepada Indonesia," ucap Carmelo.

Ada tiga poin penting yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut. Antara lain pemerintah diminta gerak cepat menyusun Letter of Intent (LOI) dan Master Plan. Dua hal ini penting mengingat Dorna akan melakukan general assembly pada akhir November mendatang untuk membahas dan meninjau komitmen Indonesia sebagai tuan rumah.

"Perlu diketahui juga bahwa banyak negara lain yang sudah mengantre atau bersaing menjadi tuan rumah. Untuk itu, Indonesia diharapkan bisa begerak cepat mematangkan segala persiapan, khususnya sampai akhir bulan November. Karena selain persiapan itu, Indonesia juga harus membuat master plan," sambung Carmelo.

"Tapi seperti yang sudah dibahas dengan Bapak Menteri ada beberapa kendala terkait dengan birokrasi, makanya kami juga akan bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dan akan bekerja keras untuk melakukan segala persiapan agar Indonesia menjadi tuan rumah 2017," tutupnya.


(ACF)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

53 minutes Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA