Imigran Afghanistan Dipindahkan ke Luar Yogyakarta

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 21 Oct 2015 16:10 WIB
imigran
Imigran Afghanistan Dipindahkan ke Luar Yogyakarta
Para imigran Afghanistan saat akan dipindahkan dari Balai Besar Latihan Masyarakat (BBLM) Yogyakarta ke luar DIY. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Puluhan imigran Afghanistan dipindahkan dari kompleks Balai Transmigrasi (Balatrans) Sleman, Yogyakarta, Rabu (21/10/2015). Tidak ada informasi lokasi pemindahan puluhan imigran legal ini.

Yang jelas, imigran yang jumlahnya sekitar 27 orang dikawal polisi dan didampingi petugas Dinas Sosial DIY dan Internasional Organization of Migration (IOM).

Baca: Polres Sleman Jaga Imigran Afganistan 24 Jam 

Di Kompleks Balatrans, tampak puluhan aparat kepolisian berjaga ketat mengawal imigran itu. Selain itu, tampak pula sejumlah petugas dari Dinas Imigrasi DIY, Dinas Sosial, dan Kantor Wilayah Kemenkumham DIY.

Namun, tidak satu petugas pun yang bersedia dimintai keterangan tentang lokasi pemindahan imigran tersebut. "Kami memiliki keterbatasan informasi. Maaf," kata seorang petugas IOM.

Bus imigran diberangkatkan dari Kompleks Balatrans dengan dikawal dua mobil polisi di depan dan belakang. Metrotvnews.com mengikuti iring-iringan tersebut. Namun, hingga perbatasan Yogyakarta, rombongan terus berjalan masuk wilayah Jawa Tengah.

Diduga pemindahan imigran tersebut untuk menghindari konflik di masyarakat. Sebab, kehadiran imigran tersebut mendapat protes dari massa Forum Umat Islam DIY lantaran memperoleh informasi kalau para imigran itu berbeda aliran.

Baca: Datang ke Yogyakarta, Imigran Afghanistan Diusir

FUI DIY meminta para imigran dipindahkan. Setelah dari Ambarbinangun, para imigran dipindahkan ke Polres Bantul, Dinsosnakertrans DIY, dan terakhir di Balatrans atau Balai Besar Latihan Masyarakat (BBLM) Yogyakarta.


(SAN)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA