Pegiat HAM Kecam Pengusiran Imigran Afghanistan

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 21 Oct 2015 17:23 WIB
imigran
Pegiat HAM Kecam Pengusiran Imigran Afghanistan
Para imigran Afghanistan saat akan dipindahkan dari Balai Besar Latihan Masyarakat (BBLM) Yogyakarta ke luar DIY. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pegiat HAM di Yogyakarta mengecam tindakan organisasi kemasyarakatan yang mengusir imigran Afghanistan. Mestinya, pemerintah yang menjadi tempat persinggahan imigran memberikan perlindungan.

"Jelas tindakan (pengusiran) itu kriminal. Tugas negara modern melindungi mereka, para pengungsi," kata Direktur Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Islam Indonesia (Pusham UII) Yogyakarta, Eko Riyadi kepada Metrotvnews.com, Rabu (21/10/2015).

Eko menjelaskan, pemerintah yang menjadi lokasi singgahan imigran harus melihat hukum internasional, bukan dari aspek teologi semata. Sehingga, ia menegaskan, pemerintah memiliki kewajiban melindungi imigran.

"Ada asas non-refoulement (tidak memaksa pengungsi). Negara tidak boleh memulangkan pengungsi yang potensial akan menjadi korban," katanya.

Komentar Eko tersebut ditujukan pada peristiwa pengusiran puluhan imigran Afghanistan oleh ormas Forum Umat Islam DIY dari Balai Pemuda Ambarbinangun, Kasihan, Bantul, Senin (19/10/2015) malam. Mereka dituding mengikuti paham syiah karena menjalankan ibadah yang dinilai tak sesuai ajaran islam.

Mendapat desakan ormas, pemerintah setempat bersama Internasional Organization of Migration (IOM) kemudian berkoordinasi dengan polisi, Dinsosnakertrans, dan Kantor Wilayah Kemenkumham DIY, dan Dinas Imigrasi memindahkan para imigran.

Para imigran itu akhirnya dipindahkan ke luar Yogyakarta menggunakan sebuah bus polisi pada Rabu (21/10/2015) siang.


(SAN)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA