Putusan MA Diharap Utuhkan Golkar

Achmad Zulfikar Fazli    •    Rabu, 21 Oct 2015 18:11 WIB
golkar
Putusan MA Diharap Utuhkan Golkar
Setya Novanto. Foto: Githa Farahdina/MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Putusan Mahkamah Agung (MA) yang menerima kasasi Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie diharapkan menyatukan dua kubu berseteru, kubu Aburizal Bakrie di satu sisi dan Agung Laksono di sisi lain. Kedua kutub harus bisa melebur, seperti pada awalnya. 

"Tentu kita harapkan dengan keputusan yang ada mudah-mudahan kedua kubu bisa selesai dengan baik dan bisa bersama-sama lagi baik kubu ARB dan Agung. Juga teman-teman DPR," kata politikus Golkar Setya Novanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2015).

Belakangan, kata Setya, hubungan antara kedua kubu sudah mulai mencair. Menurut dia, kedua pihak mulai berkomunikasi politik demi kemajuan partai. "Pokoknya kita ingin semua bersama-sama kembali," tegas dia.

Sengketa kepengurusan Partai Golkar berlangsung sejak tahun lalu. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mengakui kepengurusan Golkar versi Agung Laksono pada 23 Maret. Yasonna mengambil keputusan itu berdasarkan putusan Mahkamah Partai Golkar bahwa dua hakim mengakui kepengurusan Agung, sedangkan dua hakim tidak abstain.

Golkar kubu Ical lantas menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Putusan PTUN pada 18 Mei adalah menganulir keputusan Yasonna. Salah satu poin putusan PTUN menyebut kepengurusan Golkar kembali ke hasil Munas di Riau. Ical merupakan Ketua Umum hasil Munas di Riau.

Yasonna banding putusan PTUN ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN). Putusan PT TUN mengabulkan banding Yasonna sekaligus menguatkan Golkar Agung sebagai pengurus yang sah. Ical tak berdiam diri. Ia melawan putusan itu dengan mengajukan kasasi yang kemudian dikabulkan MA.

Konflik Golkar kubu Ical dan Agung sudah bergulir sejak akhir tahun lalu. Musyawarah Nasional mengawali pertarungan dua kubu itu. Agung menolak Munas di Bali lantas menggelar Munas di Ancol.

Munas di Bali menunjuk Ical sebagai Ketua Umum secara aklamasi. Sedangkan Agung berhasil menjadi Ketua Umum melalui pemilihan.


(KRI)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA