Demo Tutup Jalan Tol Ganggu Distribusi Logistik

Husen Miftahudin    •    Rabu, 21 Oct 2015 18:41 WIB
mogok kerja
Demo Tutup Jalan Tol Ganggu Distribusi Logistik
Illustrasi Jalan Tol. FOTO ANTARA/Dedhez

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Suryo Bambang Sulisto mengungkapkan, demo karyawan yang ancam menutup jalan tol membuat pelaku usaha pusing tujuh keliling. Pasalnya, penutupan jalan tol akan berakibat pada meningkatnya biaya distribusi logistik.

"Jangan dong, (distribusi logistik) harus bisa lancar. Jangan sampai urat nadi transportasi logistik ini terganggu. Logistik itu penting untuk perekonomian," ujar Suryo ditemui di Menara Kadin Indonesia, Jalan HR Rasuna Said Kav 2-3, Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2015).

Saat ini, paparnya, struktur distribusi logistik dalam biaya produksi sebesar 15 persen. Jika transportasi logistik terhambat, tak ayal biaya distribusi logistik menjadi lebih besar, dengan begitu pelaku usaha terpaksa akan menaikkan harga jual produknya. Sayangnya, meningkatkan harga jual produk akan berdampak pada pelemahan daya saing produk.

"Distribusi logistik itu 15 persen dari biaya produksi. Kalau ditutup, akan lebih dari 15 persen. Ini kan mempengaruhi industri," jelas Suryo.

Seperti diketahui, sebanyak 1.000 pegawai PT Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JLJ) yang terdiri dari pekerja berstatus kontrak dan pekerja alih daya (outsourching) dikabarkan akan melakukan aksi mogok pada 28-30 Oktober 2015 sebagai bentuk kekecewaan karena tidak juga diangkat sebagai karyawan tetap. Dikhawatirkan, aksi mogok ini akan mematikan operasional jalan Tol Lingkar Luar Jakarta - Cikampek, Tol Jakarta - Bogor, Tol Tanjung Priok, Tol Bekasi, dan Tol Tanggerang.

Suryo menyarankan kepada PT Jasa Marga Tbk (JSMR) untuk menggandeng pihak kepolisian untuk mengantisipasi adanya rencana mogok tersebut.

"Kalau perlu, minta aparat langsung untuk amankan. Masa karena mogok, terus jalan tol ditutup. Tidak benar juga. Kalau mau mogok, jangan begitu caranya," tegas Suryo.


(SAW)