KSPSI: KUR Jangan Jadi Konsumsi Rakyat

LB Ciputri Hutabarat    •    Rabu, 21 Oct 2015 22:32 WIB
kur
KSPSI: KUR Jangan Jadi Konsumsi Rakyat
Suasana acara soal upah buruh di kawasan Jalan Gatot Subroto/Metrotvnews.com/LB Ciputri

Metrotvnews.com, Jakarta: Fokus kebijakan Kredit Untuk Rakyat (KUR) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) ditujukan kepada masyarakat yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Ketua Harian Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Syukur Sarto meminta pemerintah lebih selektif memberikan dana KUR maupun UMKM.

"Tapi perlu diingat, tidak semua teman kita yang di PHK bisa berbisnis. Jangan sampai KUR jadi konsumsi untuk rakyat," kata Syukur di Menara Global, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/20150.

Syukur mewanti-wanti pemerintah agar kebijakan ini dilakukan secara seksama dan tidak meleset. Sebab, kebijakan ini dapat menjadi bumerang dan beban negara.

"Jangan jadinya teman yang di PHK enggak bisa mengelola dana KUR lalu jadi tambah utang buat negara karena tak mampu membayar," ungkap Syukur.

Di tempat yang sama, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Harijanto mengusulkan pemerintah untuk lebih mengutamakan perluasan pekerjaan padat karya. Hal ini dia rasa lebih efektif untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan perekonomian negara.

"kita perlu perluas penyerapan tenaga kerja. Industri kita kan konsumtif, harusnya kita produktif supaya ekspor tinggi dan devisa kita juga besar untuk negara," ucap dia.


(OJE)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

23 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA