Pemerintah Kota Depok Data Siswa Gendut

Kisar Rajaguguk    •    Kamis, 22 Oct 2015 08:34 WIB
pelajar
Pemerintah Kota Depok Data Siswa Gendut
Ilustrasi--HARI PERTAMA MASUK SEKOLAH: Sejumlah wali siswa turut masuk kedalam ruangan belajar Sekolah Dasar (SD) 57 Palembang, Sumsel, Senin (27/7)--Antara/Nova Wahyudi

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Kota Depok melakukan pendataan terhadap siswa gendut yang bersekolah di Depok. Pendataan tersebut bertujuan meningkatkan kesehatan dan kebugaran siswa.

Kepala Seksi Pelayanan Dasar dan Rujukan Dinas Kesehatan Kota Depok, Zakiah mengatakan, pendataan siswa gendut telah dimulai sejak Juli.

"Guru SD, SMP dan SMA negeri sudah dilatih bagaimana mengukurnya, dan memeriksanya. Setelah itu, mereka akan menginputnya ke sibugar," kata Zakiah, Rabu, 21 Oktober 2015.

Pendataan dilakukan gabungan Dinas Kesehatan Kota Depok dengan Dinas Pendidikan Kota Depok. Pendataan dilakukan berdasarkan berat badan, tinggi. Kemudian dilihat status gizi khususnya pada orang dewasa. Berat badan dibagi tinggi badan kemudian dikuadratkan dalam meter.

Sementara, pengukuran indeks masa tubuh (IMT) dilakukan oleh guru masing-masing sekolah. Hasilnya kemudian akan dibagi menjadi empat, yakni obesitas kelas II dengan poin di atas 30, kelas I mencapai 25-30, overweight 23-25, healty weight 18,5-23, dan under weight kurang dari 18,5.

Kriteria tersebut diterapkan di Asia Pasifik, meski ada pula kriteria Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO).

Ukuran ini digunakan di Indonesia karena profil tubuh orang Asia Pasifisik cenderung mirip dengan orang Indonesia. "November kita mau ada pertemuan lagi untuk mengevaluasi. Nanti total akhir pendataannya dibulan Desember," ujarnya.

Apabila di sekolah ditemukan siswa yang gendut dan tidak bugar, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan sekolah. Kemudian akan dihidupkan kantin sehat dan melakukan pelatihan untuk kebugaran jasmani. "Guru olahraga juga diminta untuk menambah latihan, karena ini kan tanggung jawab dia. Kalau obesitas saat masih kecil bagaimana dewasa nanti," ucapnya.

Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Rezky M Noor mengatakan, pendataan ini perlu dilakukan untuk tujuan deteksi kesehatan siswa. Sehingga jika ditemukan siswa yang obesitas bisa langsung diambil langkah antisipasi. "Misalnya dilakukan treatment terhadap siswa itu," terangnya.

Dengan deteksi seperti ini maka diharapkan seluruh siswa Depok menjadi bugar. Sehingga berdampak pada peningkatan prestasi baik akademik dan non akademik. "Kalau siswa sehat tentunya proses belajar menjadi lebih bagus. Anak bisa menyerap pelajaran dengan fokus jika tubuhnya sehat," paparnya.


(YDH)

Golkar Tetap Bersiap untuk Pilkada Walau Badai Menghadang

Golkar Tetap Bersiap untuk Pilkada Walau Badai Menghadang

49 minutes Ago

Partai Golkar tengah diterjang badai saat Ketua Umum Setya Novanto ditahan karena tersandung ka…

BERITA LAINNYA