Balap Motor

Yamaha Sukses Alih Teknologi Injeksi di Balap Nasional

Ainto Harry Budiawan    •    Kamis, 22 Oct 2015 12:49 WIB
yamaha
Yamaha Sukses Alih Teknologi Injeksi di Balap Nasional
Yamaha Jupiter Z1, dominasi balap motor nasional. YIMM

Metrotvnews.com, Jakarta: Teknologi injeksi dulu dianggap sulit, susah perawatannya dan juga bakal memakan biaya yang besar saat digunakan balapan. Apalagi untuk melakukan riset, pastinya butuh alat yang benar-benar canggih. Sehingga banyak tim dan pelaku balap nasional enggan meriset teknologi tersebut.

Namun PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) membantahnya. Pada musim balap tahun 2015 ini, tunggangan Yamaha Jupiter Z1 dengan injeksi mendominasi kejuaraan Indoprix dan Motoprix.

Pada awalnya YIMM mendatangkan unit yang dikembangkan Yamaha Jepang, namun sejumlah komponennya sangat mahal untuk diterapkan setiap tim balap. Knalpot Akrapovic hingga suspensi Ohlins dianggap terlalu mewah oleh sebagian tim.

Maka teknisi Indonesia pun membuatnya lebih murah dengan menggunakan komponen lain yang fungsinya sesuai, namun punya biaya yang lebih rendah sehingga lebih cocok untuk balap lokal.

"Sekarang tidak ada lagi alasan untuk tidak menggunakan teknologi injeksi. Kalau dihitung-hitung, jatuhnya malah lebih murah. Lantaran penggunaan komponen sudah terukur. Semuanya sudah pakai sistem digital. Jadi pengeluaran biaya buat tim bisa benar-benar efisien. Tentunya tanpa mengorbankan performa motor balap itu sendiri. Jadi sekarang adalah saat tepat mengganti Jupiter Z karburator dengan Jupiter Z1 injeksi di ajang balap motor nasional," ujar Muhammad Abidin, GM Aftersales & Motorsport YIMM.

Grand Final Motoprix 17 Oktober lalu di sirkuit Puncak Mario, Sidrap, Sulawesi Selatan jadi bukti. Yamaha berpesta disemua kelas (MP1, MP2, MP3, MP4) lewat tim Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK Bahtera, tim Yamaha Yamalube KYT TDR IRC Trijaya, tim Yamaha Yamalube Akai Jaya BAF RMS KYT MBKW2.


(UDA)

Hakim Tolak Eksepsi KPK

Hakim Tolak Eksepsi KPK

53 minutes Ago

Itu berarti, proses praperadilan terhadap Novanto bakal dilanjutkan ke tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA