Ada Ketua Baru, Kadin Siap Bersinergi dengan Pemerintah

   •    Kamis, 22 Oct 2015 12:37 WIB
kadin
Ada Ketua Baru, Kadin Siap Bersinergi dengan Pemerintah
Eddy Ganefo (paling kiri). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Dewan Pembina Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Oesman Sapta Oedang menyatakan Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kadin mengusung semangat membangun ekonomi kebangsaan secara riil.

"Kadin mendatang dapat membawa ekonomi yang lebih baik," kata pria yang kerap disapa Oso, usai menggelar Munas VIII dalam rangka memilih Ketua Umum Kadin periode 2015-2020 di Jakarta, Rabu malam, sebagaimana dikutip dari Antara, Kamis (22/10/2015).

Munas yang berlangsung selama tiga hari tersebut akhirnya secara musyawarah mufakat memilih Eddy Ganefo, Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) sebagai Ketua Kadin baru periode 2015-2020.

"Setelah terpilih, akan berkonsolidasi melakukan evaluasi kebijakan dan evaluasi hambatan pengusaha, terutama percepatan pertumbuhan dalam perlamambatan ekonomi. Kita akan fokus pada usaha-usaha UMKM yang akan kita bangun , termasuk usaha menengah dan besar," ujar dia usai terpilih.

Menurut dia, Kadin akan terus menanamkan sikap rasa nasionalisme kepada pengusaha di dalam negeri untuk tidak membawa uang ke luar negeri sehingga rupiah makin bagus serta tidak mengganggu stabilitas moneter.

"Munas kadin berjalan demokratis, bagaimana semangat persatuan rasa memiliki bangsa, ingin membangun ekonomi secara ril. Mereka para asosiasi dan Kadinda memilih ketua Kadin yang dapat membawa ekonomi itu kedepan yang lebih naik," tambah Oesman Sapta Oedang, yang akrab disapa Oso.

Oso menambahkan, para Kadinda dan asosiasi tentu memiliki pertimbangan dalam memilih ketua Kadin yang didasarkan pada visi misi masing-masing peserta.

"Sejarahnya Pak Eddy dari bawah pegawai hingga memiliki perusahaan. Pernah di Bukit Asam, pernah di Wijaya Karya kemudian berdiri sendiri. Saya berpikir asosiasi dan Kadinda pasti melihat visinya," papar Oso.

Oleh karena itu, dia berharap Kadin di masa mendatang bukan untuk "ditenteng" atau sekadar menggertak tapi  bisa bersinergi dengan pemerintah. "Pemilihan Kadin kali ini merupakan wujud implementasi empat pilar yang mengedepankan musyawarah mufakat. Ini merupakan pengejewantahan pelaksanaan empat pilar kebangsaan," tegasnya.


(AHL)