Hamida Minta Pembunuh Angeline Dihukum Mati

Arnoldus Dhae    •    Kamis, 22 Oct 2015 13:18 WIB
penemuan jenazah angeline
Hamida Minta Pembunuh Angeline Dihukum Mati
Foto: Ibu kandung Angeline, Hamidah (kedua kanan) saat meninjau jenazah Angeline di RS Sanglah Denpasar, Bali, Selasa (16/6/2015)/Ant_Wira Suryantala

Metrotvnews.com, Denpasar: Ibu Angeline, Hamida hadir dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan bocah delapan tahun itu di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, 22 Oktober. Hamida berharap pembunuh Angeline dihukum seberat-beratnya.

Hamida hadir di PN Denpasar didampingi Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TPA) Siti Sapurah alias Ipung. Saat tiba di PN Denpasar, Hamida menangis dan tak bisa menjawab pertanyaan wartawan.

"Sebentar lagi baru diwawancara. Tunggu ibunya sampai tenang dulu. Nanti dia bicarakan," kata Ipung menjawab pertanyaan wartawan di PN Denpasar, Bali, Kamis (22/10/2015).

Wartawan pun menyingkir. Tak berapa lama, Hamida akhirnya mau bicara.

"Saya ingin agar pelaku dihukum seberat- beratnya. Anak saya sangat menderita sebelum akhirnya meninggal dunia. Saya ingin agar pelaku juga mengalami hal yang sama, disiksa dulu baru dihukum mati," kata Hamida sambil menangis.

Begitupun saat berada di ruang sidang. Hamida mendengar jawaban terhadap dakwaan yang menyudutkan anaknya. Para pengacara Margriet menjelaskan jika yang membunuh Engeline itu adalah Agus Tay, bukan Margriet. Keterangan itu membuat Hamida terus terisak menangis.

"Tragis sekali penderitaan anakku sampai meninggal dunia," ujar dia.

 


(TTD)

Pernyataan Pengacara Novanto Memprihatinkan

Pernyataan Pengacara Novanto Memprihatinkan

35 minutes Ago

Fredrich dianggap melewati batas dalam memberikan keterangan dan informasi tentang Novanto yang…

BERITA LAINNYA