Sebelum Meninggal di Mina, Sang Suami Minta Karsiah untuk Bangun

Pythag Kurniati    •    Kamis, 22 Oct 2015 15:39 WIB
haji 2015
Sebelum Meninggal di Mina, Sang Suami Minta Karsiah untuk Bangun
Karsiah kehilangan suami yang tewas dalam Tragedi Mina, tiba di Solo, MTVN - Pythag Kurniati

Metrotvnews.com, Boyolali: Karsiah tak pernah menyangka keberangkatannya ke Tanah Suci adalah perjalanan terakhirnya bersama sang suami, Ahmad Khalimin. Saat tragedi berdesak-desakan terjadi di Mina, Arab Saudi, suaminya terinjak-injak hingga meninggal.

Karsiah baru saja tiba di Debarkasi Solo, Jawa Tengah, setelah melakukan ibadah haji di Arab Saudi. Raut wajah perempuan berusia 43 tahun itu tampak tegar. 

Ia berusaha mengembangkan senyum dan tampak tenang. Namun saat melihat ke bawah, kedua telapak kakinya terbalut perban berwarna cokelat.

Warga Kota Semarang itu menjadi korban dalam tragedi di Mina pada September 2015. Karsiah jatuh saat berdesak-desakan dengan jemaah haji di Mina. Ia lalu terinjak-injak.

"Peristiwa itu begitu cepat. Ada segerombolan orang yang melawan arus. Kami yang tadinya bergandengan tangan menjadi terpisah-pisah," kata Karsiah, Kamis (22/10/2015).

Bukan luka pada kaki yang menjadi pikirannya. Tapi ia mengalami kejadian yang lebih menyedihkan. Ia harus kehilangan sang suami, Khalimin, 49, yang meninggal dalam tragedi tersebut.

"Saat jatuh, suami sempat berteriak 'Ayo, bu, tangi' (Ayo bu, bangun). Tapi kami berdua malah jatuh seperti orang tidur," kisah perempuan yang bekerja sebagai guru SMP itu.

Karsiah berusaha menyelamatkan dirinya dengan memiringkan badan. Sehingga ia dapat melindungi perut dan dadanya.

Tapi, takdir sang suami berbeda darinya. Suami yang berada di bawah tubuhnya malah tak dapat bergerak sama sekali.

"Saat itu, saya lihat dan yakin suami saya meninggal. Saat diangkat petugas, suami saya sudah tidak bergerak," kata Karsiah.

Karsiah yang dilarikan ke rumah sakit di Arab tak mau memberi kabar itu kepada keluarga di Tanah Air, termasuk ketiga anaknya. Ia menunggu pemerintah merilis nama-nama korban. 

Pulang ke Tanah Air tanpa suami tercinta merupakan beban yang tak dapat diungkapkan dengan kata. 

"Saya bingung. Bagaimana pulang dan bertemu anak-anak saya di rumah," ungkap Karsiah tak mampu menyembunyikan kesedihan dari raut wajahnya.

Karsiah pulang bersama jemaah haji dari Kloter 62. Jemaah tiba di Debarkasi Solo sekira pukul 11.46 WIB, Kamis 22 Oktober.

Sebelas orang dari Kloter 62 meninggal saat menjalankan ibadah haji. Delapan di antaranya wafat dalam Tragedi Mina pada 24 September 2015.


(RRN)

KPK Ambil <i>Medical Record</i> Setya Novanto

KPK Ambil Medical Record Setya Novanto

9 hours Ago

Salah satu staf pimpinan DPR yang kerap mengurus keperluan Novanto mengaku, rombongan KPK berku…

BERITA LAINNYA