Ini Bocoran Isi Paket Ekonomi Kelima

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 22 Oct 2015 15:51 WIB
paket kebijakan ekonomi
Ini Bocoran Isi Paket Ekonomi Kelima
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah kembali berencana mengumumkan paket kebijakan ekonomi lanjutan, yakni Paket Kebijakan Ekonomi Jilid V yang dipercaya mampu mendorong kinerja ekonomi Indonesia yang sekarang ini tengah mengalami perlambatan. 

Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro membenarkan pemerintah akan kembali mengumumkan paket kebijakan ekonomi lanjutan. Dirinya membocorkan dalam Paket Kebijakan Ekonomi Jilid V ini akan berfokus pada kebijakan dibidang perpajakan.

"Tentang pajak, pajak, pajak," singkat Bambang, ketika ditemui di Energy Building, SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2015).

Sementara itu, dalam kesempatan berbeda, Direktur Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Sigit Priadi Pramudito menambahkan, kebijakan pajak yang akan masuk dalam paket ke lima yakni terkait revaluasi aset perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta.

Dalam hal ini, lanjut Sigit, otoritas pajak akan memberikan insentif berupa diskon Pajak Penghasilan (PPh) bagi perusahaan yang melakukan revaluasi aset di mana pada sisa tahun ini tarif yang dikenakan yakni tiga persen, pada semester I-2016 empat persen, dan semester II-2016 enam persen. 

Sigit menilai, insentif revaluasi aset yang diberikan oleh pemerintah akan menguntungkan perusahaan. "Saya kemarin sosialisasi ke BUMN. Mereka tergoda mumpung pajaknya murah cuma tiga persen. Lagi pula kan tidak harus semua aset yang direvaluasi. Mereka boleh pilih. Kalau asetnya naik bagus, mereka bisa meningkatkan pinjaman," pungkas Sigit.



(ABD)