Hotman Paris Yakin Margriet Pelaku Utama Kematian Angeline

Arnoldus Dhae    •    Kamis, 22 Oct 2015 16:47 WIB
Hotman Paris Yakin Margriet Pelaku Utama Kematian Angeline
Hotman Paris Hutapea. (Ant/M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Denpasar: Meski Margriet Megawe membantah, pihak Agus Tay Hamda May yakin Margriet adalah pelaku utama pembunuhan Angeline. 

"Dari berkas dakwaan, baik untuk Agus maupun untuk Margriet, maka jelaslah bahwa yang menjadi pelaku utama adalah Margriet. Sementara klien kami, Agus hanya ikut membantu menguburkan korban," ujar Hotman Paris Hutapea, Ketua Tim Pengacara Agus Tay di Denpasar, Kamis (22/10/2015).

Menurutnya, keyakinan mengapa Margriet adalah pelaku utama bisa dilihat dalam berkas dakwaan. Pertama, kata Hotman, sangat tidak mungkin Agus membunuh Angeline di kamar Margriet, di mana pelaku membunuh anak majikan di kamar majikan. Dan, saat itu yang ada di rumah hanya Agus dan Margriet.

Kedua, setelah Angeline tewas, Margriet tidak pernah mencari Angeline di hari yang sama. Angeline meninggal sekitar pukul 12.00 Wita, dikubur pukul 17.00 Wita. "Selisih berapa jam itu kenapa Margriet tidak mencari anaknya? Malah baru keesokan harinya ada pengumuman kehilangan anak," kata Hotman.

Lalu, menurut keterangan tetangga Margriet, Susiani dan Handono, setelah hari kedua, Margriet pergi pagi, pulang malam. "Dia tidak fokus mencari, malah pergi pagi pulang malam," ujarnya. 

Ketiga, saat rekonstruksi terjadi. Margriet dan Agus duduk hanya berjarak lima meter. "Kalau orang normal, saat itu (reka ulang) Margriet harus ngamuk-ngamuk, caci maki, umpat (ke Agus). Ini malah ngobrol dengan seorang polwan, senyam-senyum seperti tidak ada masalah," sebut Hotman.

Margriet, masih kata Hotman, tidak membantah saat Agus memperagakan adegan membungkus mayat dengan sprei di kamarnya. Keempat, soal akta kelahiran yang juga ternyata memuat warisan dari mantan suami Margriet yakni Doglas, bahwa sebagian besar warisannya diperuntukkan bagi Angeline.

"Jadi jelas, motifnya warisan. Saya baru dapatkan akta itu di Ibu Siti Sapura," ujarnya.

Namun, pernyataan Hotman itu perlu dibuktikan pada persidangan yang ditunda hingga Selasa (27/10) pekan depan. Dalam sidang itu mengagendakan pemeriksaan saksi dari kepolisian.

"Setelah itu kami akan menyusun eksepsi sesuai dengan fakta persidangan yang ada. Ini berbeda dengan pengacara sebelah, yang langsung menyusun eksepsi dengan tujuan menyerang orang lain, yang tidak masuk dalam pokok perkara," ujar Hotman menyindir Hotma Sitompul, pengacara Margriet.
(SAN)

Politikus Golkar Siap Bantu KPK Tuntaskan Kasus KTP-el

Politikus Golkar Siap Bantu KPK Tuntaskan Kasus KTP-el

41 minutes Ago

Politikus Partai Golkar Ade Komaruddin siap membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusu…

BERITA LAINNYA