Menaker Sebut Formula Baru Sistem Upah Diterima Buruh

Dheri Agriesta    •    Kamis, 22 Oct 2015 17:33 WIB
paket kebijakan ekonomi
Menaker Sebut Formula Baru Sistem Upah Diterima Buruh
Buruh turun ke jalan. MI/Angga Yuniar

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan paket kebijakan ekonomi jilid IV tentang formula baru pengupahan minimal buruh diterima mayoritas buruh di Indonesia. Kebijakan Paket Ekonomi jilid IV ini dimaksudkan untuk membuka lapangan kerja baru.

"Pada intinya adalah bahwa kebijakan yang terkait dengan pengupahan itu dimaksudkan untuk menciptakan lapangan kerja. Jadi pemerintah ini kan harus memikirkan mereka yang bekerja, mereka yang belum bekerja, dan juga memikirkan wirausaha," kata Hanif di Kantor Kementerian Ketenaga Kerjaan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2015).

Ketiga kalangan ini harus dipikirkan. Pemerintah, kata dia, tak ingin mementingkan salah satu pihak dan mendiskreditkan pihak lainnya. Hal ini, kata Hanif, merupakan tujuan utama dari RPP Pengupahan.

Dengan kebijakan ini, iklim investasi Indonesia ke depan dipercaya akan lebih baik karena ada kepastian yang menunggu investor. sejalan dengan iklim investasi, iklim dunia usaha juga akan bergerak positif karena adanya kepastian.

Tak hanya pelaku usaha dan investor, iklim positif juga akan dinaungi pekerja. Sebab, pekerja akan mendapatkan peningkatan upah setiap tahunnya.

"Kepada para pekerja sendiri kita juga akan memiliki kepastian yang berwujud pada peningkatan upah mereka setiap tahun. Jadi udah enggak usah pakai ramai-ramai, enggak pakai ribut-ribut, enggak perlu menghabiskan energi publik upahnya naik," kata dia.

Wakil Presiden Jusuf Kalla sebelumnya mengatakan lapangan kerja merupakan ukuran pasti sektor ekonomi. Dalam rapat yang dihadiri Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan sejumlah pejabat eselon I dan II, JK mengatakan, nilai tukar rupiah atau harga indeks saham bukan menjadi satu ukuran situasi dan kondisi ekonomi.

"Ukuran pasti ekonomi itu lapangan kerja. Kenapa? Karena tujuan kita selalu ingin memberikan kesejahteraan," pungkas JK.


(SAW)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

5 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA