Jadi Tersangka di Kejagung, Gatot Curhat ke Rio Capella

Renatha Swasty    •    Kamis, 22 Oct 2015 18:14 WIB
gratifikasi bansos sumut
Jadi Tersangka di Kejagung, Gatot Curhat ke Rio Capella
Gubernur nonaktif Sumut Gatot Pujo Nugroho (tengah) bersama istrinya Evy Susanti (kanan) dan anak buah OC Kaligis M Yagari Bhastara alias Gary (kiri) menjadi saksi dalam sidang lanjutan dengan terdakwa kasus dugaan suap Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Pu

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur nonaktif Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho sempat curhat ke mantan anggota DPR Patrice Rio Capella saat menjadi tersangka di Kejaksaan Agung. Gatot tak terima dijadikan tersangka karena belum diperiksa.

"Saya lebih kepada curhat, persoalan bahwa saya tidak bisa kerja dengan tenang, karena banyak politisasi ke dalam," ujar Gatot ditemui usai menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2015).

Gatot mengungkapkan, sekira Maret 2015, anak buahnya Plh Sekda Provinsi Sumut, Sabrina dan Kepala Biro Keuangan Provinsi Sumut, Ahmad Fuad Lubis, dipanggil untuk pemeriksaan di Kejaksaan Agung. Dalam panggilan itu, keduanya bakal diperiksa untuk tersangka Gatot.

Pemanggilan itu diketahui terkait penyelidikan kejaksaan atas dugaan korupsi Dana Bantuan Sosial, Bantuan Daerah Bawahan, Bantuan Operasional Sekolah dan tunggakan Dana Bagi Hasil dan Penyertaan Modal pada sejumlah BUMD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Gatot mengaku kaget sebab belum pernah diperiksa.

"Saya pikir sudah jelas itu duduk permasalahannya kenapa saya ditetapkan sebagai tersangka tapi belum pernah diperiksa apa-apa. Kenapa dalam surat panggilan dietapkan sebagai tersangka, saya belum ada apa-apa," tegas dia.

Lalu curhatan itu, kata Gatot, disambut Rio Capella. Mantan kader PAN sekaligus anggota DPR dari Fraksi Nasdem itu mengaku akan membantu.

"Saya kemudian tidak pernah diperiksa tapi dalam surat panggilan saya sudah jadi tersangka, tolong disampaikan duduk permasalahan pada Jaksa Agung, Rio bilang menyanggupi," ujar Gatot.

Rio Capella dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia diduga menerima janji, hadiah atau gratifikasi dari tersangka Gatot Pudjo Nugroho (GPN) dan Evy Susanti (ES) terkait pengamanan penanganan perkara bantuan sosial Provinsi Sumatera Utara di Kejaksaan Tinggi Sumut atau Kejaksaan Agung.

Rio dijerat dengan Pasal 12 huruf a dan b atau Pasal 11 Undang-undang 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Pemberantasan Korupsi.


(MBM)

ICW: Vonis Novanto tak Bikin Jera

ICW: Vonis Novanto tak Bikin Jera

10 minutes Ago

Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW Tama S. Langkun, hukuman Novanto tak memb…

BERITA LAINNYA