Menperin Dorong Selandia Baru Investasi Industri Olahan Susu

Husen Miftahudin    •    Kamis, 22 Oct 2015 19:26 WIB
industri makanan
Menperin Dorong Selandia Baru Investasi Industri Olahan Susu
Menperin Saleh Husin. (FOTO: Antara/Muhammad Adimaja)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin mengungkapkan besarnya jumlah penduduk Indonesia menjadi pasar menggiurkan bagi negara-negara produsen makanan. Salah satunya Selandia Baru yang memiliki industri unggulan produk olahan susu (dairy) yang diekspor ke Indonesia.

Seperti diketahui, nilai produk makanan-minuman, termasuk dairy, yang berasal dari Selandia Baru mencapai USD456 juta. Sedangkan produk-produk Indonesia yang dikapalkan ke Selandia Baru antara lain makanan ternak, besi baja, karet olahan dan pupuk.

"Nilai produk dairy dari Selandia Baru mencapai Rp6 triliun yang menandakan Indonesia pasar penting bagi mereka. Maka kita minta mereka untuk berinvestasi langsung di Indonesia terutama di industri dairy," ujar Saleh usai menerima kunjungan Menteri Perdagangan dan Perubahan Iklim Selandia Baru, Tim Groser, di Kementerian Perindustrian seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (22/10/2015).

Ia mengakui, saat ini merupakaan saat yang tepat bagi investor internasional menanamkan modalnya di Indonesia. Menurut Saleh, paket kebijakan ekonomi yang digulirkan pemerintah telah mendorong aktivitas industri dalam negeri.

Ia menambahkan, Selandia Baru dapat menjadikan Indonesia sebagai basis produksi susu untuk dipasarkan ke pasar domestik dan pasar ASEAN. Investasi dari negara tersebut dapat dilakukan dengan menggandeng perusahaan lokal.

Saleh juga mengungkapkan, kerja sama investasi kedua negara sejatinya menguntungkan Selandia Baru karena dapat mengatasi salah satu kendala yang dihadapi peternakan sapi yaitu pasokan makanan ternak.

"Saat musim dingin, ketersediaan rumput di sana terbatas padahal itu pakan utama sapi. Masalah tersebut dapat dibantu atasi dengan memberikan pakan lain yakni bungkil kelapa sawit (Palm Kernel Expeller/PKE) yang merupakan salah satu produk sampingan CPO," pungkas Saleh.


(AHL)