Mahasiswa Desak Polisi Ungkap Curanmor di Jatinangor

   •    Kamis, 22 Oct 2015 19:26 WIB
pencurian
Mahasiswa Desak Polisi Ungkap Curanmor di Jatinangor
Ilustrasi. Foto: Antara

Metrotvnews.com, Sumedang: Hanif, mahasiswa yang sedang kuliah di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, terkejut ketika kemarin pagi penjaga indekos membangunkannya dan memberitahukan sepeda motornya tidak ada di tempat. Hanif bergegas menuju garasi. Betul saja sepeda motor Yamaha Vixion miliknya raib.

Hanif berpikir pencuri sepeda motornya sangat profesional. "Gerbang kos selalu digembok. Garasi sepeda motor juga berpintu teralis yang juga digembok. Selain setang motor dikunci, saya gembok juga rantainya," kata Hanif ditemui di indekosnya di Jatinangor, Kamis (22/10/2015).

Tak hanya sepeda motor Hanif, sepeda motor temannya juga raib di indekos itu. Penjaga indekos kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi. Tak lama kemudian polisi datang ke tempat kejadian perkara. Kepada penjaga indekos, polisi bercerita pada waktu hampir bersamaan, tiga sepeda motor hilang tak jauh dari rumah indekos Hanif. Total ada lima motor yang raib.

Kawasan Jatinangor dikenal sebagai kampung pendidikan. Di sana terdapat empat perguruan tinggi, yakni Unpad, ITB, Ikopin, dan STPDN. Oleh karena itu, di sana banyak berdiri indekos. Sepeda motor mahasiswa yang tinggal di rumah-rumah indekos kerap menjadi sasaran pencurian. 

Tidak mengherankan bila pemilik dan penjaga kos serta mahasiswa resah dengan maraknya pencurian sepeda motor. Mereka meminta polisi mengungkap kasus pencurian sepeda motor dan menangkap pelakunya.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Sulistiyo Pudjo Hartono mengakui tingginya kejahatan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Jatinangor. “Dalam satu hari bisa kehilangan lima kendaraan bermotor termasuk angka yang tinggi dan harus segera ditekan agar masyarakat menjadi tenang," ujarnya.

Pudjo menjelaskan pihak Polda Jabar segera menurunkan tim khusus memburu pelaku kejahatan. “Biasanya kelompoknya hanya satu atau dua kelompok. Kita turunkan tim untuk memburu kelompok ini," katanya.

Kapolsek Jatinangor AKP Cecep Tatang menyatakan aparat kepolisian terus beroperasi untuk menekan tingkat kejahatan, terutama pencurian kendaraan bermotor. "Dalam satu pekan kami selalu mengadakan operasi rutin guna menekan angka pencurian kendaraan bermotor," ujar Cecep.

Cecep menambahkan pihaknya juga terus menggalakkan patroli rutin ke pelosok di wilayah Jatinangor. Baik Cecep maupun Pudjo juga meminta pemilik kos maupun mahasiswa untuk lebih berhati-hati menjaga kendaraan mereka.


(UWA)