Menteri Rini Percepat Proyek Kereta Cepat

Amaluddin    •    Kamis, 22 Oct 2015 20:49 WIB
kereta cepat
Menteri Rini Percepat Proyek Kereta Cepat
Kereta api cepat, Shinkansen Indonesia, direncanakan ada di 2020. FOTO Terbit,AGUSTANTO B

Metrotvnews.com, Surabaya: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku fokus pada soft launching proyek kereta cepat yang direncanakan pada 9 November 2015. Hal itu guna mempercepat proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Kita tunggu saja semua prosesnya, nanti kita launching untuk percepat proyek kereta cepat," kata Rini, usai membuka Rapat Kerja Nasional Gabungan Asosiasi Perkebunan Indonesia (Gaperindo), di Hotel Utami, Sidoarjo, Kamis (22/10/2015).

Rini tak banyak berkomentar saat dicecar pertanyaan terkait proyek kereta cepat. Rini hanya mengatakan bahwa tahapan saat ini adalah joint venture dari perusahaan.

"Joint venture oleh perusahaan sudah dilakukan," ujarnya sembari berjalan meninggalkan awak media yang sudah lama menunggunya.

Rini juga enggan menanggapi soal berbedanya pandangan dengan Menteri Perhubungan (Menhub), Ignasius Jonan, terkait proyek kereta cepat.

"Silakan saja tanya ke Pak Jonan," ucapnya sembari bergegas meninggalkan sejumlah pertanyaan awak media.

Sebelumnya, Menteri Jonan diberitakan berbeda pendapat dengan Kementerian BUMN soal kereta cepat. Menurut Jonan, biaya untuk membangun kereta cepat sangat mahal. Sehingga pihaknya ingin fokus membangun kereta di luar Jawa seperti Sumatera dan Sulawesi.

"Masih lama itu kereta cepat. Sekarang fokusnya pemerataan," kata Jonan, Selasa, 20 Oktober lalu.

Kementerian Perhubungan tengah membangun proyek kereta Trans Sumatera. Selain itu, proyek kereta Trans Sulawes trans Makassar-Parepare mulai dibangun sejak 2014. Jonan berharap pada November nanti, Presiden Jokowi menyempatkan meninjau proyek tersebut.


(SAW)