Pilkada Sleman

Sri Muslimatun Diselamatkan Surat Edaran KPU

Patricia Vicka    •    Kamis, 22 Oct 2015 23:07 WIB
pilkada serentak
Sri Muslimatun Diselamatkan Surat Edaran KPU
Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Bakal calon wakil bupati Sri Muslimatun akhirnya mendapatkan angin segar dengan terbitnya Surat Edaran (SE) 706/KPU/X/2015 yang dikeluarkan KPU. Dalam surat itu, KPU memberikan kemudahan bagi calon yang terganjal masalah administratif, namun beritikad baik untuk memenuhi syarat pencalonan untuk maju. 

Sri sejauh ini kerap terbentur persyaratan Surat Keputusan (SK) pemberhentiannya sebagai anggota DPRD Sleman dari Fraksi PDIP. Pengurus PDIP Kabupaten Sleman enggan mengeluarkan SK untuknya. SK pengunduran diri ini diperlukan karena aturan KPU mensyaratkan anggota DPRD harus mundur untuk bisa maju menjadi peserta pilkada.

Baca: Pilkada Sleman Terancam Mundur

Tim Sukses Sri Purnomo dan Sri Muslimatun (Santun) menyambut baik keputusan tersebut. Ketua Timses Santun, Sadar Narima, optimistis KPU Sleman meloloskan Sri Muslimatun mendampingi Sri Purnomo.

"Kami kini tengah mengumpulkan berkas-berkas komitmen kami mendapatkan SK pengunduran diri bu Sri Muslimatun sebagai bukti kesungguhan kami," ujarnya melalui sambungan telepon, di Yogyakarta, Kamis (22/10/2015).

Sementara itu, Koeswanto, ketua tim sukses pasangan nomor urut satu, Yuni Setya dan Danang Wicaksana, tidak mempermasalahkan keluarnya SE tertanggal 21 Oktober tersebut. "Saya sebagai ketua tim sukses tak masalah soal SE dan tidak berencana menggugat SE itu. Kami sebagai warga negara tunduk peraturan," kata dia.

Ia menegaskan tak ada upaya PDIP untuk mengganjal langkah rivalnya bertarung di pilkada. "Dari awal saya tak pernah menghambat pilkada ini. PDIP siap bertarung dengan jantan menghadapi pasangan lawan Desember mendatang," kata dia.

Rencananya, KPU Sleman akan menetapkan pasangan yang maju ke tahap berikutnya pada 23 Oktober pukul 24.00 WIB.



(UWA)