2,3 Juta Warga Kota Bekasi Terdampak Sampah Ibu Kota

LB Ciputri Hutabarat    •    Jumat, 23 Oct 2015 14:56 WIB
sampah jakarta
2,3 Juta Warga Kota Bekasi Terdampak Sampah Ibu Kota
Siswa SD mencari sampah plastik di TPST Bantar Gebang, Bekasi. (Foto:MI/Immanuel)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama diminta bersikap arif dan bijaksana menyikapi masalah sampah Ibu Kota yang dibuang ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Sampah itu membawa dampak pada 2,3 juta warga Kota Bekasi.
 
Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi Ariyanto Hendrata meminta Ahok serius menyelesaikan masalah sampah. Masalah ini menyangkut 2,3 juta penduduk Kota Bekasi yang terkena dampak sosial pemanfaatan lahan Bantar Gebang.
 
"Tolonglah apa yang menjadi tuntutan kami dibahas. Jangan keluar dari masalah. Pak Ahok harus fokus dengan perjanjian," kata Ariyanto kepada Metrotvnews.com, Jumat (23/10/2015).
 
Politikus PKS ini mengungkapkan, masalah TPST Bantar Gebang bukan hanya soal jam operasional truk sampah. Namun, ada kesepakatan lain yang hingga kini belum dijalankan Pemprov DKI.
 
"Ada pembiayan sumur pantau. Sampai kini belum dilakukan Pemprov DKI. Padahal, tiap tahun mereka harus laporkan. Jadi ini bukan masalah jam operasiobal truk saja," tegas Ariyanto.
 
Terkait wacana Ahok yang ingin melarang warga Bekasi mencari nafkah di Jakarta, Ariyanto menilai peryataan mantan Bupati Belitung Timur itu tidak substantif. Karena masalah jam operasional truk sampah ke Bantar Gebang tak ada kaitan dengan pekerjaan warga Kota Bekasi  "Dia berusaha keluar konteks dari yang dibahas. Kami tak mau komentari itu," kata Ariyanto.


(FZN)