Polda Jatim tak Tahu Soal SPDP Risma sebagai Tersangka

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Jumat, 23 Oct 2015 17:50 WIB
tri rismaharini
Polda Jatim tak Tahu Soal SPDP Risma sebagai Tersangka
Mapolda Jatim, sumber foto: polri.go.id

Metrotvnews.com, Surabaya: Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur (Jatim) Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengaku tak tahu soal kabar penetapan mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini alias Risma menjadi tersangka dalam kasus penyalahgunaan wewenang. Kabar itu disampaikan Kejaksaan Tinggi yang mengaku menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polda Jatim pada 30 September 2015.

"Belum tahu, kami cek dulu ke Direktorat Reserse dan Kriminal Umum," kata Argo di Mabes Polda Jatim di Kota Surabaya, Jumat (23/10/2015).

Argo pun mengaku tak tahu soal SPDP yang dikirim ke Kejati. Ia pun menegaskan dirinya akan mengecek kebenaran pengiriman itu ke penyidik.

Senada dengan Argo, Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji membantah informasi tersebut. "Tidak benar, mas," tegas Kapolda kepada Metrotvnews.com.

Sebelumnya, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim Romy Arizyanto menerangkan menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polda Jawa Timur (Jatim) terkait status Risma. Kejati, kata Romy, menerima SPDP pada 30 September 2015.

Namun Romy enggan menjelaskan kronologi hukum yang menimpa calon wali kota Surabaya itu. "Yang tahu soal teknis perkaranya adalah Polda Jawa Timur. Kami hanya diberi tahu soal dimulainya kasus penyidikan ini," ujarnya.

Kasus itu bisa saja menjadi sandungan bagi perempuan yang akrab disapa Risma tersebut. Sebab, Risma kini tengah berkompetisi bersama Whisnu Sakti Buana dalam Pilkada Surabaya 2015. Risma-Whisnu bersaing melawan Rasiyo-Lucy Kurniasari sebagai kandidat petahana calon wali kota dan wakil wali kota.


(RRN)