KPU Surabaya belum Tahu Soal Status Risma Jadi Tersangka

Amaluddin    •    Jumat, 23 Oct 2015 17:58 WIB
tri rismaharini
KPU Surabaya belum Tahu Soal Status Risma Jadi Tersangka
Ketua KPU Surabaya, Robiyan Arifin, MTVN - Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), belum dapat berkomentar terkait status tersangka calon Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Hingga berita ini dirilis, KPU Surabaya mengaku belum mengetahui kabar tersebut.

"Saya belum tahu," ujar Ketua KPU Surabaya, Robiyan Arifin, dihubungi di Surabaya, Jumat (23/10/2015).

Robiyan tak banyak menanggapi terkait perihal tersebut. Robiyan mengaku masih menggelar rapat di Kantor KPU Surabaya.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menetapkan mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjadi tersangka kasus penyalahgunaan wewenang pemindahan kios pembangunan Pasar Turi. Penetapan itu sesuai dengan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polda Jawa Timur (Jatim) yang diterima Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim pada 30 September 2015.

"Pasal yang dituduhkan wewenang tentang penyalahgunaan wewenang yang dilakukan pejabat pasal 421 KUHP dengan ancaman hukumannya 2 tahun depalan bulan," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim Romy Arizyanto.

Kasus itu bisa saja menjadi sandungan bagi perempuan yang akrab disapa Risma tersebut. Sebab, Risma kini tengah berkompetisi bersama Whisnu Sakti Buana dalam Pilkada Surabaya 2015. Risma-Whisnu bersaing melawan Rasiyo-Lucy Kurniasari sebagai kandidat petahana calon wali kota dan wakil wali kota. 


(RRN)