2 Jaksa Diturunkan Teliti Berkas Tersangka Risma

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Jumat, 23 Oct 2015 19:26 WIB
tri rismaharini
2 Jaksa Diturunkan Teliti Berkas Tersangka Risma
Mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Foto: Antara/Herman Dewantoro

Metrotvnews.com, Surabaya: Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur telah menindaklanjuti surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) yang dikirim penyidik Polda Jawa Timur pada 30 September. Di antaranya dengan memerintahkan dua jaksa peneliti untuk meneliti berkas perkara yang menyeret nama mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

"Tindak lanjut dari kami sekarang sudah P16 atau proses meneliti berkas perkara yang dikirim penyidik Polda Jatim. Ada dua jaksa yang kami terjunkan," ujar Kasi Penerangan Hukum Kejati Jawa Timur Romy Arizyanto saat ditemui Metrotvnews.com, di ruangannya di Surabaya, Jumat (23/10/2015).

Romy menyatakan status tersangka sudah pasti melekat pada nama Risma jika SPDP telah dikirim kepada jaksa. Dalam kasus itu, Risma dijerat Pasal 421 KUHP tentang penyalahgunaan wewenang yang dilakulan pejabat dan terancam hukuman dua tahun delapan bulan.

"Dalam berkas itu ada nama Bu Risma (Tri Rismaharini) sebagai tersangka. Dan masuk dalam ranah pidana umum. Jadi, kasusnya bukan soal korupsi," ujarnya.

Saat dimintai bukti fisik SPDP, Romy masih belum bisa menunjukkan. Sebab, surat berada di ruang Assisten Pidana Umum. "Ruangannya sudah terkunci jadi saya nggak bisa menunjukkannya. Tapi, yang pasti SPDP itu benar adanya kami terima. Di dalam surat itu juga tertera penyidik kepolisian memulai penyidikan sejak Mei 2015," terangnya.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Anton Setiadji membantah telah menersangkakan Risma. "Tidak benar, mas," kata Kapolda melalui pesan singkat.

Tri Rismaharini adalah calon petahana Wali Kota Surabaya yang diusung PDI Perjuangan. Dia berpasangan dengan Wisnu Sakti Buana. Dalam kasus ini Tri Rismaharini disangkakan melanggar Pasal 421 KUHP karena telah menyalahgunakan wewenang dan/atau memaksa sesuatu saat proses pemindahan kios pembangunan Pasar Turi, Kota Surabaya.


(UWA)