Dana Kampanye Rp130 Juta Dirampok

Lina Herlina    •    Sabtu, 24 Oct 2015 12:29 WIB
perampokan
Dana Kampanye Rp130 Juta Dirampok
Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Makassar: Staf Wakil Bupati Majene yang juga calon Bupati Majene, Fahmi Massiara, Imran, 26, dirampok saat membawa dana kampanye Rp130 juta. Kini korban sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Majene.

"Imran masih ditawat di rumah sakit lantaran masih dalam kondisi trauma dan sedang dilakukan observasi," kata Kapolres Majene, AKBP Sonny Mahar Budi, di Makassar, Sabtu (24/10).

Perampokan terjadi pada Kamis, 22 Oktober, sekitar pukul 16.00 Wita. Saat itu, korban sedang menunggu Wakil Bupati Majene di depan rumah pribadinya. Kemudian sebuah mobil Innova putih berhenti di hadapannya. Seseorang lalu turun dari mobil dan bertanya alamat.

"Berdiri di samping mobil, Imran lalu ditarik ke dalam mobil yang di dalamnya sudah ada empat orang tidak dikenal. Wajah Imran kemudian ditutup dan dihipnotis. Korban pun dibawa meninggalkan Majene menuju Kabupaten Pinrang, Sulsel," urai Sonny.

Atas kejadian tersebut, korban kehilangan dua telepon seluler dan uang tunai Rp130 juta. Setelah itu, korban ditinggalkan di tepi jalan di Kabupaten Pinrang dalam keadaan tidak sadarkan diri. Setelah tersadar korban menggunakan kendaraan umum kembali ke Mamuju dan melapor ke polisi.

"Dari keterangan korban diketahui jika dana yang dirampok tersebut merupakan dana kampanye milik Fahmi Massiara. Kami juga telah mendalami kasus serta mempelajari semua laporan, termasuk memeriksa keluarganya, sehingga bisa dilakukan pengejaran," kata dia.


(UWA)

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

4 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memberikan jawaban atas gugatan praperadilan Setya Nov…

BERITA LAINNYA