Kopelland Bangun Apartemen Pekerja di Cikunir

Angga Bratadharma    •    Sabtu, 24 Oct 2015 14:23 WIB
apartemen
Kopelland Bangun Apartemen Pekerja di Cikunir
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Kopel Lahan Andalan atau Kopelland menyiapkan investasi sekitar Rp600 miliar untuk pembangunan tujuh tower apartemen yang menyasar pekerja di Jakarta dan sekitarnya. Proyek yang berlokasi di Cikunir, Bekasi, itu dibanderol mulai Rp270 juta per unit.

Direktur Utama Kopelland Bogi Aditya mengatakan proyek Kota Swarnabumi Cikunir dihadirkan untuk segmen pekerja yang dominan melakukan aktivitas di ibu kota, selain pekerja yang berada di sekitar Bekasi. Pengembang membidik pekerja kelas menengah dengan penghasilan per bulan Rp5 juta ke atas.

"Hunian yang jauh dari tempat bekerja membuat pekerja tidak produktif. Waktu dihabiskan untuk menghadapi kemacetan dan kualitas hidup dengan keluarga berkurang. Karena itu, kami menawarkan apartemen dengan lokasi strategis," kata Bogi, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, seperti diberitakan Sabtu (24/10/2015). 

Proyek ini dikembangkan di atas lahan seluas 2,8 hektare (ha). Keseluruhan akan ada tujuh tower apartemen yang dibangun, dengan total diperkirakan sebanyak 7.000 hingga 8.000 unit. Pembangunan konstruksi tahap pertama akan dilakukan awal 2016.

Menurut Bogi, kesulitan pekerja di segmen menengah adalah mengumpulkan uang untuk uang muka (down payment) kredit kepemilikan dan uang iuran lain yang dibebankan di awal. Oleh karena itu Kopelland menyediakan skim cicilan uang muka Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA) nol persen yang disubsidi developer, berikut cicilan iuran awal KPA.

Sekedar diketahui, Kopelland adalah perusahaan dengan kepemilikan saham terbesar dimiliki Koperasi Pensiunan Bulog Indonesia (Kopelindo) yang juga memiliki saham besar di Bank Bukopin. Saat ini Kopelland sedang mengembangkan enam proyek properti di Jakarta, Bekasi, Tangerang, dan Bandung yang seluruhnya menyasar segmen pekerja. 



(ABD)

Hakim Tolak Eksepsi KPK

Hakim Tolak Eksepsi KPK

44 minutes Ago

Itu berarti, proses praperadilan terhadap Novanto bakal dilanjutkan ke tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA