Ace Hardware Targetkan Buka 8 Toko Tahun Ini

Angga Bratadharma    •    Sabtu, 24 Oct 2015 15:51 WIB
emiten
Ace Hardware Targetkan Buka 8 Toko Tahun Ini
PR Kawan Lama Retail (ACE Hardware) Reza Rinaldi Mardja (kiri) dan Sekertaris Media Indonesia Sadyo Kristianto (kanan) (MI/Galih Pradipta)

Metrotvnews.com, Jakarta: Public Relations Kawan Lama Retail (Ace Hardware) Reza Rinaldi Mardja mengungkapkan, Ace Hardware selalu mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan untuk membuka kantor cabang, utamanya membuka kantor cabang di kawasan Indonesia bagian timur. Hal ini diperlukan untuk mengoptimalkan peluang bisnis yang ada.

"Kita rencananya menambah delapan toko (Ace Hardware) tahun ini. Sudah tujuh toko dan pembukaanya tersebar. Tinggal satu lagi. Kapan tepatnya belum pastikan, masih menunggu kematangan hal tersebut. Target yang pasti tahun ini," ungkap Reza, kepada Metrotvnews.com, ketika dirinya melakukan kunjungan ke Media Group, di Gedung MetroTV, Jakarta, seperti diberitakan Sabtu (24/10/2015).

Reza mengaku, pihaknya selalu melakukan pertimbangan dan riset mendalam sebelum memutuskan untuk membuka kantor cabang. "Selalu ada pertimbangan ketika kita membuka cabang. Kita selalu melakukan riset bisnis sebelumnya. Di kita (Ace Hardware) ada divisi yang melakukannya," ungkap Reza. 

Menurutnya, ada hal menarik yang ditemukan dari riset sebelum memutuskan untuk membuka kantor cabang di daerah. Hal itu adalah peluang bisnis terbuka begitu lebar di daerah. Namun, minim dari kompetitor untuk secara signifikan terjun menggarap potensi di daerah.

Kendati demikian, hal tersebut tidak dilakukan Ace Hardware. Dengan berbagai macam pertimbangan yang dilakukan dan riset yang mendalam maka Ace Hardware berani untuk menggarap bisnis di daerah. Keberanian ini pun membuahkan hasil di mana barang yang dijual banyak diminati oleh masyarakat di daerah.

"Contoh di Maluku. Itu penjualan gila-gilaan. Banyak dari mereka beli alat barbekyu. Ini karena di Maluku maritimnya kuat, seperti perikanan dan kelautannya. Karenanya produk semacam ini habis dibeli orang," jelasnya.

Lebih lanjut, Reza menambahkan, meski situasi dan kondisi ekonomi tengah tidak menentu dan berdampak kepada melambatnya daya beli masyarakat namun akitivitas bisnis Ace Hardware masih cukup baik. "Bisnis sekarang hampir semua perusahaan, apa lagi ritel sangat merasakan (kelesuan ekonomi). Tapi kita belum ada dampak signifikan sekali," pungkasnya.


(ABD)