Resep Membuat Video Viral di YouTube

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 24 Oct 2015 21:35 WIB
youtube
Resep Membuat Video Viral di YouTube
Dennis Adishwara, pendiri Layaria (kanan) bersama eksekutif Google dan Telkomsel.

Metrotvnews.com, Jakarta: Broadcast Box yang baru saja YouTube umumkan bukanlah sekedar tempat para kreator untuk dapat memanfaatkan studio mini untuk membuat konten.

Tujuan utama YouTube adakan Broadcast Box adalah untuk mendorong kreator lokal untuk membuat konten mereka sendiri. Karena itulah, YouTube bekerja sama dengan Layaria, sebuah Multi Channel Network, yang dianggap sebagai ahli membuat konten YouTube, untuk mengambil peran sebagai mentor para calon kreator.

Dalam acara perkenalan Broadcast Box, YouTube mengundang Dennis Adishwara, pendiri Layaria. Saat ditanya bagaimana cara untuk membuat video menjadi viral, sambil bercanda, Dennis menjawab, "Itu campur tangan Tuhan."

Dia lalu menjelaskan, salah satu cara untuk mengembangkan sebuah channel YouTube adalah dengan mengunggah video secara rutin. Hal ini sejalan dengan apa yang pernah dikatakan oleh Veronica Utami, Head of Marketing, Google Indonesia, saat dia menjelaskan bagaimana cara untuk membuat konten YouTube yang baik.

"Masalahnya, kebanyakan YouTuber baru sering nggak sabar," kata Dennis. "Baru buat satu atau dua video, sudah mau videonya jadi viral," katanya. Satu hal lain yang dianggap sebagai kesalahan besar oleh para pemula adalah rasa takut mereka untuk gagal. "Kita sendiri sebenarnya banyak gagal, walau kami nggak cerita-cerita karena malu," akunya sambil bercanda. "Tapi kami belajar dari banyak kegagalan kami itu," katanya.

Salah satu hal yang bisa Anda coba untuk membuat video Anda menjadi viral, Dennis menjelaskan, adalah dengan melakukan riset. "Cari tahu keyword yang sedang trending apa, kira-kira minggu depan, berita yang jadi pembicaraan hangat itu apa," kata Dennis menjelaskan. Dia berkata, dalam industri video digital, hukum permintaan dan penawaran masih berlaku.

"Selain konsisten berkarya, Anda juga harus bisa membaca konten apa yang diminta oleh masyarakat, jadi, Anda dapat membuat konten yang sesuai," kata Dennis. Dia memberi contoh, salah satu permintaan yang sekarang sedang melambung adalah menyangkut animasi untuk anak-anak. "Banyak orangtua yang protes karena sulit menemukan konten yang cocok untuk anak-anak," katanya.


(MMI)

Surat Novanto Tak akan Pengaruhi Sidang MKD

Surat Novanto Tak akan Pengaruhi Sidang MKD

22 minutes Ago

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sufmi Dasco Ahmad melalui sambungan telepon mengatakan be…

BERITA LAINNYA