GNBA Kumpulkan Dana untuk Korban Kabut Asap di HI

Achmad Zulfikar Fazli    •    Minggu, 25 Oct 2015 09:31 WIB
kabut asap
GNBA Kumpulkan Dana untuk Korban Kabut Asap di HI
GNBA mengumpulkan dana untuk korban kabur asap di sekitar Bundaran HI/Metrotvnews.com/Achmad Zulfikar Fazli

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejumlah orang yang tergabung dalam Gerakan Nasional Basmi Asap (GNBA) menggelar aksi sosial dalam acara car free day (CFD) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu 25 Oktober. Mereka meminta santunan kepada ratusan warga yang tengah berolahraga untuk korban kabut asap di Sumatra dan Kalimantan.

"Kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat Indonesia memberikan sedikit sumbangsihnya agar meringankan keluarga kita yang terkena bencana kabut asap," kata Koordinator Umum GNBA, Azrizal Nasri di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (25/10/2015).

Menurut dia, kondisi kabut asap di Sumatra dan Kalimantan sangat memprihatinkan. Asap tidak hanya menyelimuti langit Sumatra dan Kalimantan. Kabut asap juga memberi dampak sampai ke beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina.

"Puluhan keluarga kita telah meninggal dunia akibat kabut asap ini dan ratusan ribu orang terkena sakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)," imbuh dia.

Berdasarkan data yang dimilikinya, dampak dari kabut asap ini menyebabkan 503.874 orang terkena ISPA di 6 provinsi sejak 1 Juli hingga 23 Oktober 2015. Mereka terdiri dari 84.263 orang di Riau, 129.229 di Jambi, 101.333 di Sumatra Selatan, 43.477 di Kalimantan Barat, 52.142 di Kalimantan Tengah dan 97.430 di Kalimantan Selatan.

Azrizal menambahkan, bencana kabut asap yang telah memberikan dampak bagi 43 juta jiwa ini sudah masuk dalam kategori bencana nasional akibat ulah manusia yang melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sengaja.

"Akibat ulah manusia ini 99 persen penyebab karhutla adalah disengaja, murni kejahatan kemanusiaan yang luar biasa," pungkas dia.

Tak hanya itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika melaporkan asap tipis mulai menyelimuti langit sebagian wilayah Jakarta.


(OJE)