Tawuran Genk Motor di Pasar Rebo, Tiga Pelaku Dibekuk

Achmad Zulfikar Fazli    •    Minggu, 25 Oct 2015 16:38 WIB
geng motor
Tawuran Genk Motor di Pasar Rebo, Tiga Pelaku Dibekuk
Ilustrasi,--Foto: Antara/M Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Jakarta: Satuan Resmob Polda Metro Jaya berhasil menangkap tiga anggota genk motor yang terlibat tawuran di bawah jembatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, 4 Oktober. Tawuran ini menyebabkan satu anggota genk motor Amerika, Oktaf Andritanto alias Poter tewas.

Anggota genk motor yang berhasil ditangkap yakni, MA, 18, RAY, 20, anggota genk motor Dender's dan AYN, 16 anggota genk motor Gerbatus.

Kanit I Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Doffie Falhlevi Sanjaya mengatakan, penangkapan ini dilakukan setelah adanya informasi atas tawuran antar genk motor yang terjadi di kawasan Pasar Rebo tersebut.

"Berdasarkan hasil penyelidikan tim memperoleh informasi tentang profil tersangka yang diduga sebagai pelaku dari peristiwa tersebut," kata Doffie dalam rilisnya di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (25/10/2015).

Ketiga pelaku ditangkap dalam waktu yang berbeda. Pertama, pelaku berinisial AYN berhasil diciduk kepolisian pada 7 Okober 2015. Berselang dua hari kemudian, polisi kembali membekuk satu pelaku lainnya yakni berinisial MA, 9 Oktober 2015.

"Pada tanggal 12 Oktober 2015, tim berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka RAY," tambah dia.

Dari pelaku, polisi berhasil menyita dua potong jaket warna biru, dua potong celana jins, dua potong kaos, satu pasang sandal jepit, dan satu topi warna putih. Sementara milik korban yang disita antara lain, satu unit handpone dan satu potong jaket warna silver.

Atas tindakannya ini, pelaku diancam dengan pasal 170 KUHP ayat (1), ayat (2) ke 2e dan ke 3e tentang tindak pidana bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, dengan hukuman paling lama sembilan tahun penjara.

Selain itu, pelaku juga dikenakan pasal 56 ke 1e KUHP juncto Pasal 351 KUHP ayat (1) dan ayat (2) dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara. Serta Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama sembilan tahun penjara.


(MBM)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

1 day Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA