Mengintip Peredaran Narkoba di Kalangan Pelajar Surabaya

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Minggu, 25 Oct 2015 17:03 WIB
narkoba
Mengintip Peredaran Narkoba di Kalangan Pelajar Surabaya
Ilustrasi barang bukti sabu-sabu. (Antara/M Arif Pribadi)

Metrotvnews.com, Surabaya: Tak sedikit pelajar terjerat dalam narkoba. Bukan saja korban, pelajar di Surabaya, Jawa Timur bahkan telah menjadi pengedar.

Jaringan narkoba di kalangan pelajar SMA itu terkuak setelah BNN Kota (BNNK) Surabaya menerima laporan seorang pelajar. Siswa berinisial A itu ingin menyembuhkan diri dari pengaruh pil koplo jenis double L dengan cara direhabilitasi. Dengan ditemani gurunya, pelajar berusia 16 tahun itu mendatangi kantor BNNK Surabaya.

"Ada tiga orang pelajar. Dua lainnya masih proses hukum," kata Kepala BNNK Surabaya AKBP Suparti, Minggu (25/10/2015).

A kemudian mendapatkan assesment dan proses penyembuhan dari BNNK Surabaya. Kejadian yang menimpa itu lalu ditindaklanjuti oleh petugas. Dari hasil penyidikan, A mengaku mendapatkan double L dari seorang pelajar berinisial W.

Selanjutnya W berhasil ditangkap dan diperiksa. Hasil pemeriksaan, W yang masih pelajar SMA itu ternyata juga mengedarkan sabu. "Sasarannya juga anak SMA sebanyanya. Teman-teman di sekolah," ujar Suparti.

Penulusuran BNNK tidak hanya berhenti di situ. Dari W kemudian dikembangkan lagi. Hasilnya, W mengaku mendapatkan barang haram itu dari salah seorang temannya berinisial D.

"Jaringan ini adalah jaringan yang selama ini beredar di kalangam pelajar di Surabaya. Kalau tidak pelajar, pengguna kalangan ini anak di bawah umur yang putus sekolah," terang Suparti.


(SAN)