Polda Jambi Siapkan Tempat Evakuasi Korban Karhutla

Budi Ernanto    •    Minggu, 25 Oct 2015 22:36 WIB
kebakaran hutan
Polda Jambi Siapkan Tempat Evakuasi Korban Karhutla
Foto: MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Polda Jambi Brigjen Luthfi Lubihanto menyatakan pihaknya sudah mempersiapkan tempat evakuasi bagi korban kebakaran hutan dan lahan. Persiapan tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi Kapolri dan Wakapolri yang juga sudah disiarkan ke setiap Polda di seluruh Indonesia.

Luthfi mengatakan di Polda Jambi, aula yang ada sudah disulap menjadi tempat singgah sementara bagi warga yang terdampak. Menurut pantauan Media Indonesia, terdapat 50 tempat tidur yang dilengkapi dengan tabung oksigen. “Tenaga medis, pembersih udara, dapur umum, dan MCK juga sudah tersedia,” ujar Luthfi, (25/10/2015).

Luthfi mengatakan jika di Polda Jambi sudah tidak menyanggupi untuk menampung warga, maka akan diarahkan ke Sekolah Polisi Negara (SPN) yang kapasitasnya sampai 300 orang. Menurutnya, fasilitas yang ada di SPN sama seperti di aula Polda Jambi.

Selain di Polda atau fasilitas Polri yang ada di Jambi, Luthfi menambahkan evakuasi warga juga bisa dilakukan di tempat-tempat yang sudah disediakan pemerintah Jambi, seperti di hotel, kantor gubernur, sekolah, dan rumah sakit yang ada. Adapun evakuasi sendiri nantinya akan dilakukan jika pemerintah sudah memandang perlu.

Evakuasi, nantinya akan satu komando dan dilaksanakan setelah muncul SK dari gubernur. Ketua satgas evakuasi adalah Danrem 042 Garuda Putih. Terdapat dua mekanisme, yakni evakuasi kota dan evakuasi ke daerah atau provinsi terdekat yang bebas asap.

“Untuk evakuasi ke daerah lain, yakni ke Jakarta, Banten, dan Cilegon. Pakai jalur laut, kapal dan akomodasi sudah disiapkan oleh TNI AL. Nanti, berangkat dari Jambi melalui pelabuhan yang ada di sepanjang wilayah Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat,” kata Luthfi.

Di sisi lain, untuk mengantisipasi jika ada yang tidak ingin dievakuasi, Luthfi menegaskan dirinya dan jajaran di Polda Jambi akan mensosialisasikan ke warga. “Ini masalah kepercayaan. Warga harus dibuat percaya dengan polisi agar mau. Selama ini polisi sudah tidak mendapat kepercayaan dari masyarakat,” kata Luthfi.

Di lain pihak, Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Djarod Padakova, mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait mengenai rencana evakuasi. Menurutnya, jika sampai harus mengevakuasi, kesehatan warga akan jadi fokus utama para petugas. Posko kesehatan nantinya akan dibuka di setiap Polres di Sumatera Selatan, khususnya wilayah terdampak.

“Untuk evakuasi, itu nanti dari hasil penilaian di lapangan. Nanti, dicek apakah daerah yang parah, warganya perlu dievakuasi,” tandas Djarod.


(ALB)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

1 day Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA