Ada Oknum yang Ingin Hancurkan Industri Sawit RI Lewat Kebakaran Hutan

Suci Sedya Utami    •    Senin, 26 Oct 2015 06:32 WIB
kebakaran hutan
Ada Oknum yang Ingin Hancurkan Industri Sawit RI Lewat Kebakaran Hutan
: Sejumlah pekerja menaikan hasil panen kelapa sawit di Kabupaten Pelalawan, Riau, (Foto: Ant)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) melihat adanya oknum yang ingin menghancurkan industri kelapa sawit Indonesia dengan melakukan black campaign atau kampanye hitam melalui kebakaran hutan yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia seperti Sumatera dan Kalimantan.

Ketua Bidang Agraria dan Tata Ruang Gapki, Eddy Martono mengatakan, karena saat ini pertumbuhan dan perkembangan industri kelapa sawit memang pesat dan juga persaingan industrinya ketat.

"Itu bagian dari black campaign dan memang untuk menyerang industri sawit Indonesia. Saya melihat ada persaingan. Sekarang ini minyak nabati lain cukup sulit untuk melawan produktivitas sawit," kata dia di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Minggu (26/10/2015).

Jika dibanding, dalam satu hektar (Ha) perkebunan kelapa sawit bisa menghasilkan sawit sebanyak 6 ton sehingga membuat pasokannya melimpah.

"Nah kalau minyak lain paling 1 ton per Ha, soybean 1 ton per Ha. Sekarang untuk membuka 1 Ha sawit itu harus 10 kali lipatnya soybean," ujarnya.

Karena dirasa sawit memiliki banyak kelebihan seperti bisa mendukung energi baru, kemudian untuk mengurangi kemiskinan, maka munculah perang dagang dengan memanfaatkan lingkungan yang seolah-olah karena adanya asap akibat kebakaran lahan untuk industri sawit membuat kesehatan terganggu.

"Ya memang itu tujuan mereka begitu, kalau itu terjadi ya mereka menang. Sudahlah tidak usah pakai sawit, pakailah minyak nabati lain. Makanya kalau tidak hati-hati pemerintah bisa ikut irama gendang mereka, terjadilah boikot," jelasnya.



(ALB)