JK Minta Pengusaha Taat Bayar Pajak

Desi Angriani    •    Selasa, 27 Oct 2015 15:05 WIB
pajak
JK Minta Pengusaha Taat Bayar Pajak
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: Hamim Thohari/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta pengusaha taat membayar pajak. Informasi yang diterima Wapres, kesadaran pengusaha membayar pajak memprihatinkan. Hal itu dikatakan JK saat menghadiri Rapat Kerja Nasional II Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI).

"Kembangkan ekonomi dengan bayar pajak yang baik dan memberikan manfaat yang besar. Penting itu menjaga semangat nasional," kata JK di Hotel Aryaduta, Jalan Pratapan, Jakarta, Selasa (27/10/2015).

JK juga mengingatkan pengusaha pribumi agar menyimpan dana di bank-bank di Indonesia. Ini untuk memperkuat likuiditas di dalam negeri. "Ekspor tapi tidak perhatikan ekonomi nasional, uangnya lebih banyak simpan di luar tidak bisa kita sebut sebagai pengusaha pribumi," cetus dia.

Ditjen Pajak memroses 487 usulan pencegahan terhadap wajib pajak dengan total nilai tagihan mencapai Rp3,32 triliun selama periode Januari-17 Desember 2014. Dari total usulan tersebut, 402 wajib pajak badan dan 85 pribadi dicegah ke luar negeri. Dari total tersebut ada 65 wajib pajak warga negara asing, dan 422 warga Indonesia.

Rakernas yang mengambil tema Saatnya Produk Dalam Negeri Berdaulat ini dihadiri seluruh fungsionaris DPP, anggota Dewan Pertimbangan, Dewan Penasehat, dan utusan dari DPD se-Indonesia. Selain itu, rakernas juga dihadiri Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dan Direktur Utama (Dirut) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Asmawi Syam.


(KRI)