KPK Ambil Sampel Suara Dewie Yasin Limpo

Achmad Zulfikar Fazli    •    Selasa, 27 Oct 2015 16:43 WIB
suap pltu di papua
KPK Ambil Sampel Suara Dewie Yasin Limpo
Dewie Yasin Limpo. (Foto: Antara/Rosa Panggabean)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil sampel suara dan foto tersangka kasus dugaan suap ijon proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro di Papua tahun anggaran 2016, Dewie Yasin Limpo. Sampel tersebut diambil untuk melengkapi berkas pemeriksaan.
 
"DYL (Dewie Yasin Limpo) enggak diperiksa, hanya diambil sampel foto sama suara," kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2015).
 
Untuk sekretaris pribadi Dewie Limpo, Rinelda Bandaso dan Kepala Dinas ESDM Kabupaten Deiyai, Irenius Adi,  Yuyuk membenarkan keduanya diperiksa sebagai saksi dari Dewie Yasin Limpo. "RB (Rinelda Bandaso) dan IR (Irenius) pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka DYL," ujar Yuyuk.
 
KPK telah menetapkan Dewie Yasin Limpo sebagai tersangka. Dewie diduga menerima suap terkait ijon proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro di Papua tahun anggaran 2016. Dewie menerima suap dari IR dan SET sebesar SGD 177.700. Duit itu pemberian pertama terkait ijon proyek dalam APBN 2016 yang diduga bernilai ratusan miliar. IR dan SET juga dijadikan tersangka dalam kasus ini.
 
Atas perbuatannya, Dewie bersama RB dan BWA dijerat Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.
 
Sementara, IR dan SET dijerat Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.


(FZN)