Loloskan Rival, Gerindra Gugat Keputusan KPU Sleman

Patricia Vicka    •    Rabu, 28 Oct 2015 11:23 WIB
pilkada serentak
Loloskan Rival, Gerindra Gugat Keputusan KPU Sleman
Kantor KPU Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Partai pengusung pasangan calon Yuni Satia-Danang Wicaksana, Gerindra melayangkan gugatan atas keputusan KPU Sleman meloloskan calon Wakil Bupati Sri Muslimatun (SM).

Gerindra menilai keputusan KPU tanggal 24 Oktober itu tidak konsisten dengan peraturan yang dibuatnya sendiri. Yang dipersoalkan Gerindra adalah keputusan KPU Sleman menyatakan SM memenuhi syarat dan lolos mengikuti pilkada. KPU berpedoman pada Surat Edaran KPU RI no 706/X/2015 yang berisi keputusan hasil rapat bersama Bawaslu RI dan DKPP.

Kuasa Hukum Yuni-Danang, Fachim Fahmi mengatakan KPU seharusnya membatalkan pencalonan SM karena belum mengantongi SK Pemberhentian sebagai Anggota DPRD.

"Sesuai peraturan KPU (PKPU) Nomor 12/2015 pasal 68, KPU seharusnya kemarin mengeluarkan surat pembatalan SM sebagai calon wakil bupati. Tapi KPU malah meloloskan Sri Muslimatun," ujar Fahmi melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Rabu (28/10/2015).

Surat gugatan telah diserahkan ke Panwaslu Sleman pada Selasa 27 Oktober pagi. "Yang mengantar Sekretaris DPC Gerindra Arif Priyo Susanto. Lalu ada diskusi dengan ketua dan komisioner Panwaslu," tuturnya.

Dalam surat tersebut pihak Gerindra turut mempertanyakan dasar hukum KPU meloloskan SM. "Bagi kami dasar hukum KPU (berdasarkan hasil rapat) tidak kuat. Mestinya KPU mengubah peraturannya terlebih dahulu. Bukan dengan rapat musyawarah lalu bikin surat keputusan," tegasnya.

Sementara itu, Anggota Panwaslu Divisi Penanganan Pelanggaran, Sutoto Jatmiko mengatakan, gugatan yang diajukan Gerindra tak memenuhi persyaratan. Pasalnya, menurut Surat Keputusan MA Nomor 115/2015, sengketa Pilkada hanya boleh diajukan bagi pasangan calon yang gagal maju setelah ditetapkan tidak memenuhi syarat.

"Jadi hanya paslon yang tidak memenuhi syarat yang bisa mengajukan gugatan," tegasnya. Selain itu, ada beberapa berkas persyaratan yang belum dilengkapi oleh Gerindra.

Panwaslu memberi waktu tiga hari agar Gerindra melengkapinya. "Nanti sesudah tiga hari akan ada tiga keputusan. Pertama, memenuhi persyaratan, artinya surat ini bisa segera diregistrasi sengekta pilkada. Kedua, tidak bisa diregistrasi karena data kurang lengkap, dan ketiga tidak diterima karena tidak punya legal standing," tuturnya.


(SAN)

2 Politikus Golkar Kirim Karangan Bunga untuk Novanto

2 Politikus Golkar Kirim Karangan Bunga untuk Novanto

56 minutes Ago

Teranyar, karangan bunga datang dari dua politisi Golkar, Bambang Soesatyo dan Muhammad Misbakh…

BERITA LAINNYA