Anggota F-NasDem Nilai Pansus Asap Belum Perlu

Githa Farahdina    •    Rabu, 28 Oct 2015 11:28 WIB
asap
Anggota F-NasDem Nilai Pansus Asap Belum Perlu
Forum Komunikasi Politeknik Indonesia berunjuk rasa saat mengikuti Car Free Day di Bunderan Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (18/10/2015). Foto: Galih Pradipta/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Wacana pembentukan panitia khusus terkait bencana kabut asap terus bergulir di DPR. Beberapa anggota Dewan telah menyatakan persetujuannya soal pembentukan pansus.

Namun, bagi anggota Komisi IV DPR dari Fraksi NasDem Sulaiman Hamzah, pansus belum perlu. Apalagi sudah ada Panitia Kerja (Panja) Asap bentukan Komisi IV.

"Dalam menghadapi dan merespons kebakaran dari awal terjadi hingga saat ini, kita sebetulnya sudah ada Panja yang efektif membicarakan persoalan serta mencari jalan keluar dalam penanganan kebakaran ini," kata Sulaiman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/10/2015).

Sulaiman menilai penanganan langsung akan lebih efektif ketimbang pembentukan pansus. Menurutnya, persoalan bisa semakin melebar seandainya ada pembentukan pansus.

Upaya pemerintah dirasa cukup maksimal dengan melibatkan TNI dan Polri. Kebakaran, kata Sulaiman, parah lantaran kondisi tanah gambut yang sangat gampang terbakar. Pihak-pihak terkait juga tengah berupaya mencari cara pemadaman. 

"Dengan kondisi tanah gambut yang demikian dan upaya keras pemerintah menangani kebakaran, Pansus untuk asap ini saya rasa tidak usah dan belum diperlukan," ujar dia.

Pendapat Sulaiman berbeda dengan Wakil Ketua DPR Agus Hermanto. Agus justru mendukung pembentukan pansus. Menurutnya, keberadaan pansus akan lebih memudahkan penanganan kabut asap yang diakibatkan kebakaran hutan.

"Sangat perlu, karena saat ini pemerintah belum bisa menangani, sehingga setelah ada Pansus maka ada dorongan-dorongan jauh lebih kuat (dalam penyelesaian kabut asap)," kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 27 Oktober.

Sebelumnya, sejumlah anggota DPR mengusulkan pembentukan pansus penanganan masalah kabut asap. Saat ini sejumlah komisi telah membentuk panitia kerja terkait kebakaran lahan dan hutan. Karena masalah asap bersifat lintas komisi, panja yang sudah ada sebaiknya ditingkatkan jadi pansus.

"Asap ini rutinitas dari tahun ke tahun. Mungkin pembahasannnya harus di tingkat pansus karena keterkaitan beberapa komisi, baik Komisi IV yang membidangi pertanian, kehutanan dan pangan maupun Komisi Hukum (Komisi III)," ujar Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 26 Oktober.

Saat ini DPR telah membentuk panja di tingkat komisi. Komisi II membentuk Panja Asap dengan fokus pada perizinan terhadap lahan-lahan yang dibakar. Sedangkan Komisi IV yang membidangi pertanian, kehutanan, dan pangan membuat Panja Lingkungan Hidup. Panja bertugas memonitor penanganan bencana kabut asap oleh pemerintah.


(KRI)

2 Politikus Golkar Kirim Karangan Bunga untuk Novanto

2 Politikus Golkar Kirim Karangan Bunga untuk Novanto

1 hour Ago

Teranyar, karangan bunga datang dari dua politisi Golkar, Bambang Soesatyo dan Muhammad Misbakh…

BERITA LAINNYA