Mogok Makan Tolak Bandara, Satu Wanita Masuk Rumah Sakit

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 28 Oct 2015 12:03 WIB
bandara
Mogok Makan Tolak Bandara, Satu Wanita Masuk Rumah Sakit
Seorang masa aksi mogok makan saat hendak di bawa ke rumah sakit PKU Muhammadiyah. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Warga Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang tergabung dalam Wahana Tri Tunggal (WTT) bersama sejumlah aktivis dan mahasiswa masih melanjutkan aksi mogok makan menolak rencana pembangunan bandara. Dalam aksi di hari ketiga, Rabu (28/10/2015), seorang peserta mogok makan dibawa ke rumah sakit.

Koordinator aksi, Santos Muhammad mengatakan, peserta aksi yang tumbang dan dibawa ke rumah sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta bernama Airia Mahmudah. Airia dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 10.30 WIB.

"Tanda-tandanya dini hari tadi pukul 2.30 WIB. Airin muntah-muntah, lalu paginya tidak bisa apa-apa, lemas," ujar Santos di depan DPRD DIY.

Santos mengatakan, dengan tumbangnya Airin, peserta mogok makan tinggal tersisa lima orang dari yang sebelumnya enam orang. "Sebenarnya tinggal empat, tapi kemarin sore ketambah satu, jadi lima," ungkapnya.

Santos mengungkapkan belum ada tanda-tanda tanggapan dari pemerintah atas aksi yang dilakukan. Meski begitu, pihaknya akan terus melanjutkan aksi mogok tersebut.

Aksi mogok makan sebagai bentuk penolakan rencana pembangunan bandara. Kulon Progo ini memasuki hari ketiga. Aksi yang dimulai sejak Senin kemarin dijadwalkan hingga 9 Novermber mendatang.


(SAN)