Purnawirawan TNI Penghuni Komplek Zeni Berharap Kodam Jaya Urungkan Eksekusi

Anggitondi Martaon    •    Kamis, 29 Oct 2015 07:50 WIB
Purnawirawan TNI Penghuni Komplek Zeni Berharap Kodam Jaya Urungkan Eksekusi
Warga Kompleks Zeni. Foto: MTVN/Deny Irwanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Warga kompleks Zeni, Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, berharap agar proses eksekusi urung dilakukan oleh pihak Kodam Jaya. Pengosongan yang sudah dibahas semenjak tahun 2010 diharapkan tidak jadi dilakukan hingga ada jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak.

Salah satu warga ‎Kompleks Zeni, Ari mengungkapkan, seharusnya pengosongan secara paksa tidak boleh dilakukan. Terlebih sudah ada perjanjian antara pihak TNI dan DPR RI, bahwa eksekusi secara paksa harus ditunda.‎

‎"Tidak boleh dilakukan lagi, sampai ditemukan solusi bagi kedua belah pihak dengan solusi terbaik," kata Ari saat dihubungi Metrotvnews.com, Kamis (29/10/2015).

Ari bersama warga lainya akan tetap berusaha mempertahankan tempat tinggal mereka, meski sudah mendapat surat peringatan sebanyak tiga kali dari pihak Kodam Jaya.‎

Sebelumnya pada Senin, 26 Oktober sebanyak 200 penghuni Kompleks Militer Zeni di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, menolak pindah. Mereka menutup akses menuju Kompleks Zeni.

Warga menyampaikan protes dengan mengenakan pakaian putih dan membawa umbul-umbul. Kodam Jaya menyampaikan surat peringatan ketiga agar warga mengosongkan rumah paling lambat 29 Oktober.
(DEN)

Istri Besuk Setya Novanto di Rutan KPK

Istri Besuk Setya Novanto di Rutan KPK

1 hour Ago

Keluarga telah diizinkan untuk membesuk Setya Novanto di Rutan KPK. Istri didampingi dua kolega…

BERITA LAINNYA