PBB: Bentrokan Israel dan Palestina Bisa Jadi Malapetaka

Willy Haryono    •    Kamis, 29 Oct 2015 09:51 WIB
israel palestina
PBB: Bentrokan Israel dan Palestina Bisa Jadi Malapetaka
Demonstran Palestina menggunakan palu untuk menghancurkan tembok yang memisahkan kota Abu Dis di Tepi Barat dengan wilayah timur Yerusalem, Rabu (28/10/2015). (Foto: AFP / AHMAD GHARABLI)

Metrotvnews.com, Yerusalem: Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) mengingatkan gelombang aksi kekerasan antara warga Palestina dengan Israel dapat berujung pada sebuah "malapetaka" mengerikan. 

Dalam sebuah kasus terbaru, seorang wanita Israel terluka cukup parah ditusuk warga Palestina. Sementara seorang warga Palestina lainnya yang berusaha menusuk seorang tentara Israel, ditembak mati. 

Kepala Komisi HAM PBB Zeid Ra'ad Al Hussein mengatakan munculnya kembali konflik berusia enam dekade ini "sangat ekstrem dan berbahaya."

"Kekerasan antara Palestina dan Israel semakin berisiko menimbulkan malapetaka jika tidak segera dihentikan," ujar dia, seperti dilansir AFP, Rabu (28/10/2015). 

Sejumlah pemimpin negara ingin mendorong kembali adanya dialog damai antara Israel dan Palestina yang gagal terjadi pada April 2014. Dikhawatirkan gelombang kekerasan ini dapat berujung pada intifada, gerakan pemberontakan besar-besaran Palestina kepada Israel, untuk ketiga kalinya. 

Presiden Palestina Mahmoud Abbass menyebut "sudah kurang efektif untuk menghabiskan waktu bernegosiasi" dan mengingatkan berlanjutnya kekerasan ini "dapat membunuh secercah harapan terakhir untuk solusi damai antar Israel dan Palestina."

Ia mendorong PBB "membentuk unit khusus untuk perlindungan internasional terhadap warga Palestina."

Gelombang kekerasan antar Israel dan Palestina yang terjadi sejak awal Oktober telah menewaskan 61 orang dan melukai ribuan lainnya. 


(WIL)