Pikran Kumar Laporkan Mertua ke Polisi karena Jual Putranya

M. Harizal    •    Kamis, 29 Oct 2015 11:14 WIB
perdagangan anak
Pikran Kumar Laporkan Mertua ke Polisi karena Jual Putranya
Sarnia Dewi menunjukkan surat keterangan kelahiran putranya sebelum putranya dijual, Metrotv - M Harizal

Metrotvnews.com, Medan: Pikran Kumar marah setelah mengetahui mertua tega menjual anaknya yang masih berusia dua bulan itu. Hingga berita ini dimuat, Pikran pun terus mencari keberadaan anaknya yang diduga berada di Jakarta tersebut.

Pikran sudah lama menanti kelahiran sang bayi. Ia merasa senang lantaran bayi yang lahir pada 16 September 2015 itu berjenis kelamin laki-laki. Sehingga lengkaplah kebahagiaan Pikram setelah memiliki dua anak perempuan ditambah satu anak laki-laki.

Tapi kebahagiaan Pikram sirna. Sebab sang mertua tega menjual bayi yang diberi nama Cailes Kumar itu tanpa sepengetahuannya. Sebagai seorang ayah, Pikram marah.

Pikram mengetahui itu setelah mendapat pengakuan dari istrinya, Sarnia Dewi. Sarnia mengaku menjual bayinya karena dipaksa sang ibu.

Saat ditemui di rumah kosnya di Jalan Karya Kasih, Polonia, Medan, Dewi mengaku kondisi keuangannya terpuruk sebelum sang bayi lahir. Pikram-Dewi harus memutar otak untuk membiayai persalinan dan memenuhi kebutuhan dua anaknya yang lain.

Setelah persalinan di Rumah Sakit Umum Fajar, Dewi terpaksa menumpang di rumah orangtuanya di kawasan Padang Bulan. Ibunya mengizinkan Dewi tinggal di rumahnya hanya dua hari..

"Mama saya tidak suka dengan kelahiran bayi ini. Saya cuma dikasih waktu dua hari untuk tinggal di rumah mama. Setelah dua hari, saya ditanya kok belum pindah-pindah juga. Waktu itu saya belum menemukan rumah sewa," tutur perempuan yang akrab disapa Dewi itu.

Bagai petir di siang bolong, Dewi mengaku terkejut saat mendengar perkataan ibunya saat itu. Sang ibu menyuruh Dewi menyerahkan bayinya dengan alasan Pikram tak mampu menafkahi mereka.

"Kamu mau bertahan dengan tiga anak? Dua anak saja tak tercukupi. Serahkan saja anak ketiga itu ke orang lain. Biar yang dua anakmu menjadi tanggungan saya," kata sang ibu seperti yang dituturkan Dewi.

Pembantu ibunya pun mencarikan calon pembeli. Setelah didapat, dengan berat hati, Dewi menyerahkan putranya. Ternyata pembeli menyerahkan uang sebesar Rp4 juta.

"Uang itu diambil dan digunakan kakak saya," kata Dewi.

Pikram yang mengetahui peristiwa itu pun meradang. Ia menempuh jalur hukum dan melaporkan perbuatan mertuanya itu ke Polda Sumatra Utara. Pikram juga terus mencari bayinya yang dibawa pembeli ke Jakarta. Pikram dan Dewi mengaku mengenali pembelinya.


(RRN)

Pengamanan Setnov di RSCM Berkurang

Pengamanan Setnov di RSCM Berkurang

53 minutes Ago

Ketua DPR Setya Novanto masih menjalani perawatan intensif di RSCM, Jakarta Pusat. Pengamanan d…

BERITA LAINNYA